Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Siantar, Atap Rumah Terbang dan Warga Ngungsi ke Tetangga

Hujan deras serta angin kencang mengguyur Kota Pematangsiantar hampir satu minggu. Hujan deras serta angin kencang dimulai sejak pukul 15.00WIB.

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Siantar, Atap Rumah Terbang dan Warga Ngungsi ke Tetangga
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Satu rumah terkena angin kencang di Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Hujan deras serta angin kencang mengguyur Kota Pematangsiantar hampir satu minggu. Hujan deras serta angin kencang dimulai sejak pukul 15.00WIB. 

Angin kencang terjadi mengakibatkan atap suatu rumah di Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar terhempas.

Amatan tribun-medan.com, atap yang terbuat dari seng terangkat dan terlepas. Rumah yang dihuni dua orang dewasa dan dua balita ini pun sudah tanpa memiliki atap. Hujan yang turun langsung membasahi se-isi rumah. Parabola juga juga nyaris terhempas akibat angin kencang tersebut.

Pemilik rumah Sri Suwanti (46) menjelaskan sekitar pukul 16.30WIB angin kencang menghempas rumah kontrakannya. Satu persatu seng terlepas dan terbang jauh meninggalkan rumah.

Sri langsung berlari menggendong dua anaknya yang masih balita untuk mengungsi ke rumah tetangga.

"Setiap hari memang hujan dan angin kencang. Tapi hari ini sangat kencang sekali. Ketika satu seng saya lepas, saya langsung lari membawa anak saya ke rumah tetangga,"ujarnya sembari menggendong anaknya, Sabtu (30/3/2019).

Sri pun tidak dapat berbuat apa-apa melihat isi rumahnya dibasahi air hujan. Ia harus menginap di rumah tetangga hingga hujan reda. Apalagi, ia memiliki anak yang masih balita.

"Sementara tinggal di rumah ini dulu (tetangga). Besok kalau sudah reda hujan, dipasang lagi seng rumah,"katanya.

Rumah yang berada tepat di samping lapangan bola ini menjadi pusat perhatian warga. Puluhan warga hanya melihat musibah yang terjadi.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar belum tampak hadir. Bantuan untuk pertolongan pertama juga belum hadir. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved