PENGAKUAN Mengejutkan Nang dan Hendri, Mengapa Tega Membunuh Pendeta Melinda, Rencana Perkosa?

Inilah pengakuan Nang dan Hendri, 2 tersangka kasus pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi. Awal mengadang dan membunuh

PENGAKUAN Mengejutkan Nang dan Hendri, Mengapa Tega Membunuh Pendeta Melinda, Rencana Perkosa?
Kolase Foto Tribun-Medan.com
PENGAKUAN Mengejutkan Nang dan Hendri, Mengapa Tega Membunuh Pendeta Melinda, Rencana Perkosa? 

TRIBUN : Setelah menyekap korban, apa yang Anda lakukan?

Nang : Teman saya (Hendri) yang menggerayangi korban. Saya cuma colek (maaf) kemaluan korban pakai jari saya.  

TRIBUN : Bagaimana dengan teman korban yang masih kecil, Anda cabuli juga?

Nang : Kami banting saja langsung pingsan.

TRIBUN : Bagaimana dengan korban Melinda, apakah sempat melawan?

Nang : Korban melawan. Dia sempat bilang "jangan perkosa, saya lagi menstruasi". Pas saya colek itu memang ada pembalut korban.

(Kapolda Sumsel menegaskan Melinda Zidemi tak diperkosa. Ini berdasarkan otopsi dan pemeriksaan barang bukti lainnya. Kapolda juga meluruskan pernyataan-pernyataan sebelumnya tentang ditemukannya sperma di tubuh korban. Sperma pelaku tak ditemukan)

TRIBUN : Setelah itu Anda berdua langsung mencekik korban?

Nang : Teman saya (Hendri) ini ketahuan mukanya. Waktu korban melawan, tutup muka teman saya terbuka. Makanya langsung kami bunuh saja takut dia (korban) melapor.

TRIBUN : Bagaimana cara Anda menghabisi nyawa korban?

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved