Tujuh Kali Melakukan Aksi Curanmor, Dua Bersaudara Dihadiahi Timah Panas

Dua orang pria yang merupakan saudara kandung, terpaksa dihadiahi timah panas oleh Personel Satreskrim Polres Tanah Karo.

Tujuh Kali Melakukan Aksi Curanmor, Dua Bersaudara Dihadiahi Timah Panas
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Satreskrim Polres Tanah Karo, menggelar pengungkapan terhadap pelaku pencurian yang berhasil diringkus selama bulan Maret, di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (1/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dua orang pria yang merupakan saudara kandung, terpaksa dihadiahi timah panas oleh Personel Satreskrim Polres Tanah Karo

Pasalnya, keduanya terbukti melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di seputar Kecamatan Kabanjahe, Sabtu (2/3/2019) lalu.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sopar Budiman, mengungkapkan keduanya adalah Ismail Karo Karo dan Joni Boy Sastra Purba. Dirinya menyebutkan, keduanya merupakan warga Kota Medan yang sudah beberapa bulan tinggal di sebuah rumah kos di Kabupaten Karo.

"Iya yang abang adik ini sudah enam bulan terakhir tinggal di sebuah rumah kos, untuk melakukan aksinya di sini," ujar Ras Maju, Senin (1/4/2019).

Tak hanya satu kali, setelah diinterogasi oleh personel kepolisian, ternyata keduanya telah melakukan aksi kriminalnya sebanyak tujuh kali. Ras Maju mengungkapkan, menurut pengakuan kedua pelaku wilayah pencurian yang mereka lakukan tersebar di beberapa titik di Kabupaten Karo.

"Dari hasil pemeriksaan, mereka sudah tujuh kali melakukan pencurian di beberapa kecamatan di Kabupaten Karo. Sebelumnya mereka selalu memantau dulu korbannya, setelah dirasa aman, baru mereka melancarkan aksinya," ucapnya.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, Ras Maju menyebutkan kedua pelaku selalu melakukan aksinya secara bersama-sama. Namun, dirinya mengungkapkan masih terus melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang juga ikut terlibat.

"Menurut pengakuan mereka, barang bukti kebanyakan dijual ke daerah Medan, bahkan sampai Aceh. Tapi dari keterangannya, ada satu lagi orang Sidikalang, tapi masih kita dalami lagi," katanya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal yang 363 subsider 362 KUHP. Dengan ancaman hukuman, tujuh tahun penjara. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved