Gubernur Edy Rahmayadi Didorong Pilih Pejabat Berkualitas untuk Sumut Bermartabat

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi harus cepat memberlakukan atau menempatkan pejabat sesuai dengan hasil assessment.

Gubernur Edy Rahmayadi Didorong Pilih Pejabat Berkualitas untuk Sumut Bermartabat
TRIBUN MEDAN/SATIA
Koalisi Intelektual Muda Anti Korupsi Sumatera Utara unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Koalisi Intelektual Muda Anti Korupsi Sumatera Utara berunjukrasa di depan kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (4/4/2019).

Dalam unjuk rasanya, massa yang terdiri dari mahasiswa ini menyampaikan, bahwa Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi harus cepat memberlakukan atau menempatkan pejabat sesuai dengan hasil assessment.

Diketahui beberapa bulan lalu, pemerintah Sumut mengadakan sistem ujian Assesment kepada pejabat eselon dua, tujuannya untuk mencari mereka yang pantas mendukung visi-misi Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah.

Koalisi Intelektual Muda Anti Korupsi Sumatera Utara gelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Kamis (4/4/2019). KIM-AK berharap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menempatkan pejabat bersih dan bermoral untuk mewujudkan Sumut Bermartabat.
Koalisi Intelektual Muda Anti Korupsi Sumatera Utara gelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Kamis (4/4/2019). KIM-AK berharap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menempatkan pejabat bersih dan bermoral untuk mewujudkan Sumut Bermartabat. (TRIBUN MEDAN/SATIA)

Koordinator Aksi Bintang Tri Pamuji mengatakan, Gubernur Sumatera Utara harus cerdas memilih  pejabat untuk di tempatkan pada posisi strategis.

Mereka menilai bahwa Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura M Azhar Harahap diduga melakukan penyelewangan uang negara.

Satu di antara penyelewengan yang diduga dilakukan, yakni kasus dugaan korupsi pemborosan anggaran pada proyek pengadaan gedung dan alat pengering jagung senilai Rp 1,2 miliar pada tahun anggaran 2016.

"Pak Edy Rahmayadi harus segera mencari penggantinya. Assesment eselon dua itu harus segera diterapkan, pasalnya banyak pejabat tidak bekerja sesuai visi-misi Sumut Bermartabat," katanya melalui pengeras suara.

Ia meminta kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi benar-benar dalam melakukan evaluasi terhadap para pejabat eselon dua, lantaran sudah banyak memiliki track record  buruk.

(cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved