Dua Hari Kampanye Tertutup di Sumut, Jokowi Dijadwalkan Bertemu 2.000 Tokoh Masyarakat

Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kampanye tertutup di Sumatera Utara

Dua Hari Kampanye Tertutup di Sumut, Jokowi Dijadwalkan Bertemu 2.000 Tokoh Masyarakat
Presidential Palace/Agus Suparto
Calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menggelar kampanye akbar di Lapangan Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai, Riau.(26 Maret 2019). (Presidential Palace/Agus Suparto) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kampanye tertutup di Sumatera Utara dari tanggal 5-6 April.

Direktur Pelaksana Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Sumut Aswan Jaya mengatakan, rencananya Jokowi akan bertemu dengan 2.000 tokoh masyarakat Sumut di Kabupaten Deli Serdang dan Kisaran.

"Presiden Jokowi akan betemu dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan adat yang ada di Sumut," ujar Aswan Jaya kepada Tribun Medan, Jumat (5/4/2019).

Untuk kegiatan pertama kata Aswan Jaya, akan dilaksanakan di Gor Futsal Dispora yang berada di Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deliserdang.

"Jam masih tentatif di jadwal 20.30 wib (hari ini) bisa telat bisa cepat. Acara di dalam sepanjang menunggu kedatangan calon presiden, (juga diisi) hiburan dan lalu orasi politik," ujarnya.

Nantinya kata Aswan Jaya, pada acara itu Jokowi akan bersilaturahim dengan tokoh masyarakat dan pendukungnya di Sumut.

"Untuk kampanye tertutup jumlah peserta maksimal 3000 sesuai aturan KPU, tidak hanya tokoh masyarakat saja, namun unsur relawan dan partai politik," ujar Aswan Jaya.

Sedangkan pada hari kedua, lanjut Aswan, Jokowi juga akan melakukan kegiatan serupa di Kabupaten Asahan.

Menurutnya pertemuan tersebut rencananya dihadiri seribu tokoh masyarakat dan pendukungnya, namun tak lebih dari 3000 peserta sesuai aturan KPU.

"Untuk di Kisaran juga sama tertutup juga, (lokasi) di Gedung Serbaguna, pukul 09.00 wib yang sudah terjadwal," ujar Aswan Jaya.

Sementara itu Dandim 0201/BS Kolonel Yuda mengatakan, untuk mengamankan kegiatan telah dipersiapkan, personel gabungan TNI dan Polri.

Menurut Yuda, sekitar dua ribu personel untuk mengamankan kegiatan tersebut.

"Dua ribu personel gabungan yang akan dikerahkan untuk pengamanan. Untuk mengaantisipasi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

(gov/tribun-medan.com)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved