Dua Pekan, Polres Langkat Gagalkan Peredaran 29 Kg Ganja dan 889 Gram Sabu

Kurun waktu dua pekan Polres Langkat menggagalkan peredaran narkotika, dengan barang bukti 889,73 gram sabu

Dua Pekan, Polres Langkat Gagalkan Peredaran 29 Kg Ganja dan 889 Gram Sabu
TRIUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, didampingi Waka Polres Langkat Kompol Hendrawan menggelar hasil tangkapan tindak pidana narkoba, di halaman Mapolres Langkat, Stabat, Jumat, (5/4). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kurun waktu dua pekan Polres Langkat menggagalkan peredaran narkotika, dengan barang bukti 889,73 gram sabu dan 29 kilogram lebih ganja. 

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolres Langkat.

"Kami telah mengamankan tiga pelaku dalam kasus narkoba dan menyita 889,72 gram sabu dan 29.305,74 gram ganja. Mereka diamankan kurun waktu dua minggu belakangan," ujar Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, didampingi Waka Polres Langkat Kompol Hendrawan di halaman Mapolres Langkat, Stabat, Jumat, (5/4/2019).

Ketiga tersangka yang diringkus petugas yakni, Suh alias Heri Lenggang (28) warga Dusun II Ule Bukit Desa Blang Panyang Kecamatan Muara I Kabupaten Aceh Utara, dengan barang bukti ganja sebanyak 25 bal atau sekitar 24 kilogram lebih.

Suh diamankan saat petugas menggelar razia peredaran narkoba di Jalan Jendral Sudirman perisnya depan Polsek Besitang Lingkungan IX Kelurahan Pekan Besitang Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sabtu (16/3) pukul 06.00 WIB

"Suh diancam dengan pasal 114 Subs pasal 115 (2) lebih Subs pasal 111 (2) UU Republik Indonesia Nomor 35 2009 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun sampai seumur hidup," kata Kapolres Langkat.

Selanjutnya, tersangka RMA (16) pelajar, warga Desa Rambong Payong Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Propinsi NAD, bersama barang bukti 6 bal atau sekitar 5 kilogram lebih ganja. RMA ditangkap di depan Pos Lantas Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Lingkungan Karya Bukit Satu Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, Jumat (29/3) pukul 03.00 WIB.

"RMA dipersangkakan melanggar pasal 115 (2) Subs pasal 111 (2) UU RI Nomor 35/2009, dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun sampai dengan seumur hidup dan denda Rp1 miliar," jelas Kapolres Langkat.

Selanjutnya tersangka MA (23) warga Desa Kandang Kecamatan Suamalanga Kabupaten Biruen Provinsi Aceh, ditangkap saat petugas menggelar razia narkoba di Jalan Diponegoro Lingkungan IV persisnya depan Mapolsek Gebang Kelurahan Pekan Gebang Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Sabtu (30/3) pukul 04.00 WIB.

"Dari MA petugas menyita barang bukti empat bungkus narkoba dengan berat 889,72 gram sabu. Untuk tersangka ini pasal yang dipersangkakan 115 ayat (1) Subs pasal 112 (2) UU RI Nomor 35 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda Rp8 miliar," pungkas Kapolres Langkat.

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved