Sriwijaya dan Lion Patuhi Aturan Pemerintah Turunkan Tiket Pesawat

Kemenhub sudah merilis dua regulasi untuk mengatur tarif pesawat. Kedua regulasi tersebut yakni Peraturan Menteri

Sriwijaya dan Lion Patuhi Aturan Pemerintah Turunkan Tiket Pesawat
Tribun / Maskartini
Pesawat Boeing 737 maskapai penerbangan Sriwijaya Air. (Tribun / Maskartini) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kemenhub sudah merilis dua regulasi untuk mengatur tarif pesawat. Kedua regulasi tersebut yakni Peraturan Menteri (PM) 20/2019 dan Keputusan Menteri (KM) 72/2019. 

Di dalam ketentuan itu berlaku tarif batas bawah penerbangan harus sebesar 35% dari tarif batas atas.

Pihak Sriwijaya Air mengatakan sudah mengikuti regulasi yang berlaku. Branch Manager Sriwijaya Air Medan, Yudo mengatakan pihaknya sudah melakukan penurunan harga tiket pesawat.

"Penurunannya sekitar 40 persen. Hal ini berlaku untuk semua rute. Kami sudah menyesuaikan ketentuan dari pemerintah juga kok," kata Yudo

Yudo menambahkan harga saat ini tetap menyesuaikan permintaan dan penawaran. "Seperti sekarang ini kan, di Medan sedang ramai karena periode Cheng Beng, jadi agak sedikit mahal. Tapi selepas periode ini harganya akan ada penurunan," ujarnya.

Kata Yudo, saat ini sudah ada juga penurunan untuk harga tiket domestik misalnya dari Medan menuju Padang. Tapi untuk penerbangan internasional seperti ke Penang harga tiket masih tetap.

Di sisi Travel mengatakan hingga saat ini harga penjualan tiket domestik masih tinggi. "Kalau di Medan mungkin juga dikarenakan masih dalam periode Cheng Beng ya. Jadi kita masih belum bisa melihat perubahan yang terlalu signifikan," ujar TX Travel, Darwan.

Saat ditemui di TX Travel yang berlokasi di Komplek Istana Bisnis Centre, Jl. Brigjen Katamso, Sukaraja, Medan, Darwan mengatakan harga tiket pesawat seperti Garuda, Lion, Sriwijaya, Citilink setelah periode Cheng Beng, sejak 10 April 2019 mulai mengalami penurunan harga.

"Artinya sih selepas periode Cheng Beng semua maskapai harga penjualan tiketnya mulai turun, tapi harganya tidak seperti tahun 2018 lagi. Harganya banyak berubah. Untuk persentase perubahannya kita belum cek, apalagi regulasinya masih baru," ujarnya.

Hal ini disetujui oleh Yudo. Menurutnya ada batasan-batasan yang juga ditentukan oleh pemerintah. "Harganya memang berbedalah. Yang jelas begitu pemerintah tetapkan kita ikuti. Kalau sekarang batas bawahnya kan 35 persen," tambahnya

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved