YEC Ajak Pengusaha Muda Belajar Gemerlapnya Bisnis Showbiz

Young Entrepreneurs Council (YEC) INTI (Indonesia Tionghoa) Sumatera Utara tak kehabisan ide membawa tema-tema menarik

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Young Entrepreneurs Council (YEC) INTI (Indonesia Tionghoa) Sumatera Utara tak kehabisan ide membawa tema-tema menarik bagi para pengusaha yang hadir di acara Ngopi Bisnis. Episode kesembilan ini tema yang diangkat adalah Gemerlap Bisnis Showbiz, Sabtu (6/4/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Young Entrepreneurs Council (YEC) INTI (Indonesia Tionghoa) Sumatera Utara tak kehabisan ide membawa tema-tema menarik bagi para pengusaha yang hadir di acara Ngopi Bisnis. 

Episode kesembilan ini tema yang diangkat adalah Gemerlap Bisnis Showbiz, Sabtu (6/4/2019)

Showbiz, singkatan dari show buisness atau industri hiburan memang sangat gemerlap dan digandrungi anak muda saat ini. Hal itu jugalah yang membuat YEC INTI Sumut mengangkat tema ini dalam Ngopi Bisnis yang digelar di Power Pizza Boy, Jalan H Adam Malik nomor 150

"Zaman sekarang kebanyakan anak-anak muda lebih sering nongkrong di acara-acara yang lebih fun dari pada di acara seminar. Kebanyakan di acara seminar itu orang yang berusia 30an tahun ke atas, yang memang mau belajar, baru datang ke seminar," kata Executive Secretary YEC INTI Sumut, Andro Hartanto.

Andro menyatakan minat anak muda sekarang lebih mengarah pada expo, festival, untuk itu YEC menghadirkan Jonson Lim sebagai pembicara. "Ia sudah sangat berpengalaman di bidang perencanaan expo, festival, atau EO," katanya.

"Makanya anak-anak yang ingin memulai bisnis Event Organizer seperti ini sangat cocok untuk belajar dari Jonson Lim," kata Andro

Ngopi Bisnis selalu dihadiri oleh pengusaha muda. Andro dan YEC berharap anak muda yang tertarik berbisnis di EO bisa belajar bagaimana bisnis EO dari Jonson Lim.

"Seperti yang dikatakan Jonson Lim ada yang buka EO karena uangnya banyak, tapi setelah dua tiga tahun, mereka tidak punya kemampuan bertahan dengan kondisi pasar dan akhirnya tutup. Di sini Pak Jonson mengajarkan kita cara bertahan dibisnis ini," ungkapnya

Jonson Lim memang merupakan pemain lama dalam bisnis ini. Ia sudah berkecimpung dalam bisnis EO selama 15 tahun. Langkah awalnya dimulai ketika dia masih sekolah.

"Ketika saya SMA, sudah mengadakan event. Tapi itu masih untuk siswa, kemudian saya tamat sekolah, saya ambil perhotelan, saya tangani event di restoran, saya juga sebagai PR restoran itu," ujarnya.

Dari sana ia beralih ke sebuah hotel dan dipercaya menangani acara pernikahan kakak dari rekan kerjanya. Sejak saat itu ia dipindahkan ke divisi wedding planner.

"Saya juga pernah bekerja di salah satu mal di Medan sebagai event promo manager. Di sanalah saya mulai mengundang artis dan lain-lain. Jadi di dunia event ini sudah kurang lebih 15 tahun," kata CEO Jlim Planner Event Solution

15 tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Menurut Jonson ia bisa bertahan karena menjadi EO merupakan passion dan hobinya. Katanya orang yang memiliki hobi terkadang harus mengeluarkan uang untuk menyalurkan hobinya, "sementara saya sebaliknya. Hobi saya tersalurkan, tapi malah dapat income," ujarnya.

"Karena sudah lama juga, banyak klien yang sudah mempercayakan kita. Kita enggak sulit dapat klien karena yang pernah memakai jasa kita pasti pakai lagi untuk saudara dan teman-temannya," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved