Karya Robot Az-Zakiyah Islamic School Pernah Sabet Medali Perunggu di Jepang

Ekskul robotic ini sudah ada sejak 2013 namun diperuntukkan kepada siswa kelas 1 sampai kelas 4 SD.

Penulis: Ayu Prasandi |
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Siswa dan siswi Az-Zakiyah Islamic School saat mengikuti ekskul merakit robot. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Mengasah pemahaman logika para siswa dan siswi menjadi latarbelakang ekstrakulikuler (ekskul) robotic di Az-Zakiyah Islamic Schoolhadir.

Namun seiring berjalannya waktu, ekskul robotic yang dimiliki sekolah yang berada di Jalan Meteorologi IV No.34, Indra Kasih, Medan Tembung ini telah berhasil mendapatkan prestasi di berbagai perlombaan baik nasional maupun internasional.

“Ekskul robotic ini sudah ada sejak 2013 namun diperuntukkan kepada siswa kelas 1 sampai kelas 4 SD saja karena memang awalnya hanya untuk kebutuhan pemahaman logika anak-anak saja,” ujar Guru Robotic Sekolah Az Zakiyah, Hadi Ismanto, Minggu (7/4/2019).

Ia menjelaskan, ternyata ekskul tersebut ternyata juga berhasil menorehkan berbagai prestasi salah satunya adalah pernah mendapatkan medali perunggu di ajang internasional Treasure Robotic Olimpiade beberapa waktu lalu di Jepang.

“Kemudian juga pernah mendapatkan tiga medali sekaligus yaitu satu medali perak dan dua medali perunggu di ajang yang sama di Lombok dengan kategori Fire Fighting,” jelasnya.

Ia menerangkan, tak hanya itu, ekskul robotic Az-Zakiah Islamic School juga pernah mendapatkan medali perak di kategori Theater Robot yang diadakan di Johor Baru, Malaysia dan juga mendapatkan medali perunggu di kategori yang sama di Bandung.

“Jadi kalau untuk prestasi sudah cukup banyak dan hal tersebut awalnya tidak pernah terpikir. Apalagi yang mengerjakan adalah siswa dan siswi SD yang walau untuk kelas 1 sampai 3 masih dibimbing terutama untuk penggunaan alat-alat, tetapi untuk kelas 4 sudah membuat karya sendiri,” terangnya.

Ia menuturkan, yang mendasari hadirnya ekskul robotic di Az-Zakiyah Islamic Schooladalah mengasah pemahaman logika siswa dan siswi karena ada banyak hal yang dilakukan di ekskul tersebut.

“Jadi dulu di awal-awal kemunculannya adalah untuk kebutuhan pemahaman logika anak-anak. Jadikan, kalau di sini ada banyak karakter. Kemudian yang kedua kognitifnya, motorik halus dan motorik kasar yang kira-kira ada dalam pemahaman logika,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, untuk mengasah pemahaman logika salah satunya yang digunakan Az-Zakiyah Islamic School adalah dengan robotic yang memang banyak seperti bagaimana menyambung kabel, menyatukan antara komponen dan memasang robot.

“Memang target utama dan awalnya hanya untuk pemahaman logika dasar dan untuk mengasah motorik halus. Namun ternyata para siswa mampu untuk berkompetisi,”ungkapnya.

(pra/t ribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved