Kecewa Kalah dalam Pilkada, Wali Kota Petahana Mengamuk, Bongkar Taman Bermain yang Baru Dibangun

"Dia membangun taman bermain untuk meraup suara. Dia membongkarnya saat dia kalah," ujar seorang warga kepada kantor berita DHA.

Kecewa Kalah dalam Pilkada, Wali Kota Petahana Mengamuk, Bongkar Taman Bermain yang Baru Dibangun
dha/youtube
Kecewa Kalah dalam Pilkada, Wali Kota Petahana Mengamuk, Bongkar Taman Bermain yang Baru Dibangun. Taman bermain yang baru dibangun dirusak wali kota petahana setelah kalah dalam pilkada 

Wali Kota Petahana Mengamuk setelah Keok dalam Pilkada, Bongkar Taman Bermain yang Baru Dibangun

TRIBUN-MEDAN.com - Media massa Turki mengabarkan sebuah efek tak terduga dari hasil pemilu lokal yang digelar pada akhir pekan lalu.

Seorang wali kota petahana dituduh menghancurkan sebuah taman bermain untuk anak-anak ketika dia kalah dalam pemilihan umum.

Warga kota Yenidonganlar di pesisir Laut Hitam amat terkejut ketika pada Senin (1/4/2019) mereka menemukan taman bermain sudah dibongkar.

Warga juga melihat berbagai benda yang dulu ada di taman bermain, dipindahkan ke sebuah mobil.

Sejumlah saksi mengatakan, mereka melihat Mehmet Aykol, sang wali kota, memotong ayunan dan perosotan karena dia marah dengan hasil pemilu.

Demikian dikabarkan situs berita T24.

Baca: Vanessa Angel Terbang ke Surabaya karena Dapat Order Menteri Rp 60 Juta Tapi di Hotel Ketemu Rian

Akyol sudah menjadi wali kota selama 20 tahun sebelum kalah dalam pemilu lokal yang digelar pada Minggu (31/3/2019).

Taman bermaian yang berantakan setelah dibongkar wali kota petahana yang kalah dalam pilkada
Taman bermaian yang berantakan setelah dibongkar wali kota petahana yang kalah dalam pilkada (dha/youtube)

Dan, taman bermain anak-anak yang dihancurkan itu baru dibangun dua pekan sebelum pemilihan lokal digelar.

"Dia membangun taman bermain untuk meraup suara. Dia membongkarnya saat dia kalah," ujar seorang warga kepada kantor berita DHA.

Sementara seorang ibu dikabarkan mempertanyakan mengapa mantan wali kota itu harus mengecewakan anak-anak.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved