TRIBUN WIKI: 5 Menu Andalan RM.Padang Sidempuan Khas Tapsel di Kota Medan

Tempat tersebut bernama Rumah Makan (RM) Padang Sidempuan, yang terletak di Jalan Sei Belutu, Nomor 26, Merdeka, Medan Baru.

Tayang:
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Lima menu andalan di Rumah Makan Padang Sidempuan Khas Tapsel, di Jalan Sei Belutu, Kota Medan, hari Minggu (7/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Indonesia memiliki banyak makanan tradisional yang berasal dari daerah masing-masing. Oleh sebab itu, Indonesia menjadi suatu negara yang eksotis dalam hal kulinernya. 

Kota Medan merupakan satu di antara kota yang besar di negara Indonesia, juga memiliki beberapa tempat yang menjual makanan khas tradisional.

Kota yang merupakan ibu kota provinsi Sumut ini, ternyata memiliki beberapa tempat yang menjual makanan khas suku Mandailing. Tempat tersebut bernama Rumah Makan (RM) Padang Sidempuan, yang terletak di Jalan Sei Belutu, Nomor 26, Merdeka, Medan Baru.

Pengelola, RM Padang Sidempuan, Surya M Sis, mengatakan bahwa RM tersebut sudah ada sejak tahun 1990 di Kota medan. RM tersebut menjual makanan khas daerah Kabupaten Tapanuli Selatan yang merupakan kabupaten dengan mayoritas bersuku Mandailing.

“Rumah Makan Padang Sidempuan ini menjual makanan khas Tapanuli Selatan (Tapsel) yaitu merupakan makanan khas suku Mandailing. RM ini berdiri dari tahun 1990 lah. Kalau mulai buka atau operasional RM ini buka setiap harinya pukul 10.00 WIB sampai tutup pukul 21.00 WIB,’ ucapnya, Minggu, (7/4/2019).

Surya juga menjelaskan bahwa menu di RM Padang Sidempuan memiliki 32 macam menu yang bisa di santap dan dinikmati oleh konsumen. Sementara menu yang paling andalan dan menu paling favorit ada lima macam menu. 

Seperti menu Ikan Saleh Gulai, Ikan Emas Arsik, Sayur Daun Ubi Tumbuk, Ikan Haporas, dan Ayam Kampung Gulai. Menu ini sangat berda rasanya apabila dibanding dengan restoran dan RM yang ada di Kota Medan.

Baiklah simaklah sebagai berikut lima menu  andalan di RM Padang Sidempuan tersebut.

1.  Ikan Saleh Gulai

Nah, kalau menu yang satu ini merupakan menu andalan yang paling favorit dipesan pengunjung, dan menu Ikan Saleh Gulai ini juga cepat habisnya di RM Padang Sidempuan karena banyak pengunjung yang pesan. 

Satu di antaranya Pak Lubis pengunjung yang sering makan di RM tersebut, mengatakan bahwa Ikan Saleh Gulai yang sering dipesannya memberikan rasa yang nikmat dan rasanya juga seperti masakan di kampung halamannya yaitu Tapsel.

“Ikan Saleh Gulai di sini sangat enak dan nikmat, rasa Ikan Saleh Gulainya itu sama rasanya dengan masakan di kampung halaman saya di Tapsel. Rasanya juga tak menghilangkan dari khas suku Mandailing itu ya, jadi sangat rekomendasi makan di sini bagi orang-orang Tapsel yang rindu kampung halamanya di Tapsel sana ya,” ujarnya.

Surya menjelaskan bahwa komposisi Ikan Saleh Gulai terdiri dari Ikan Lele Akar,  yang di asapi selama beberapa hari dengan kayu-kayu tertentu agar aroam ikan asapnya. Kemudian setelah di asapi selama dua hari, Ikan Lele Akar tersebut dibakar lalu digulai dengan rempah-rempah khas Tapsel.

“Nah biasanya kami itu gulai pakai kincung, pakai kacang merah, dan pakai terong telunjuk serta santan dari kelapa, juga pakai andeliman, ini lah sebagian rempah-rempah dari menu Ikan Saleh Gulai khas Tapsel,” katanya.

Surya juga menambahkan Ikan Saleh Gulai laris dan menjadi menu andalan dan juga menjadi menu favorit pengunjung di RM Padang Sidempuan. Karena Ikan Asap Gulai tersebut aromanya pas dan rasanya juga pas dilidah pengunjung serta sesuai dengan khas Tapsel, terutama pengujung yang bersuku Mandailing yang menikmati menu tersebut.     

Menu Ikan Saleh Gulai di RM Padang Sidempuan dibandrol dengan harga Rp 15 ribuan per porsi. Apabila tambah dengan nasi satu porsi maka menambah uang senilai Rp 5 ribuan karena itu merupakan harga nasi seporsi di RM Padang Sidempuan.

2.  Ikan Emas Arsik

Surya mengatakan bahwa untuk menu Ikan Emas Arsik ini terdiri dari komposisi ikan emas yang diambil dari Danau Toba. Ikan tersebut diambil dari Danau Toba karena ikannya tidak bau dengan tanah dan lumpur, jika diambil dari dari kolam ternak ikan emas maka ikan tersebut bau tanah dan lumpur.

Hal ini dibuat karena menjaga langganan agar tetap bisa menikmati ikan yang segar dan dapat dinikmati menunya dengan enak tanpa harus mencium bau lumpur dan tanah dari ikan tersebut. Untuk menu ini juga Surya menjelaskan bahwa Ikan Emas Arsik ini merupakan khan Tapsel dan berbeda dengan Ikan Emas Arsik khas Batak Toba.

“Ini juga merupakan menu khas Tapsel, kalau untuk Ikan Emas Arsik ini sebetulnya sama saja pengolaanya dengan Ikan Saleh Gulai, hanya saja ikan emasnya tidak diasapi. Arsiknya Tapsel dengan Arsiknya suku Batak itu berbeda. Kalau arsiknya Suku Batak itu cenderung menggunakan andeliman dan kering sementara untuk khas Tapsel itu menggunakan santan dari kelapa, kincung, andeliman, jadi rasa gulainya itu berbeda dan cenderung arsik yang berkuah,” ucapnya.

Surya menjelaskan bahwa menu Ikan Emas Arsik ini dibandrol dengan harga Rp 15 ribuan, yang tidak menguras kantong pengunjung dan harganya sungguh relatif murah.

3.  Sayur Daun Ubi Tumbuk

Manu andalan satu ini, Sayur Daun Ubi Tumbuk, Surya mengatakan bahwa menu terebut sama komposisinya dengan Sayur Daun Ubi Tumbuk di Sumatera Utara. Hanya yang dapat dibedakan dengan menu Sayur Daun Ubi Tumbuk di RM Padang Sidempuan, komposisi menunya menggunakan ikan saleh yang dibakar.

“Jadi masaknya itu daun ubi tumbuk kami campurkan dengan ikan saleh yang dibakar, dan terdiri dari santan kelapa, daun ubi yang ditumbuk, kincung, bawang dan biasala. Kemudian dimasak  dan rata-rata oran Medan mengetahui itu la khasnya di sini,” ujarnya.

Sayur Daun Ubi Tumbuk ini dibandrol dengan harga Rp 7 ribuan satu porsinya  di RM Padang Sidempuan

4.  Ikan Haporas

Surya menjelaskan bahwa menu Ikan Haporas menggunakan ikan pora-pora dari Danau Toba. Ikan tersebut harus disaleh (diasapi), karena kalau tidak disaleh tidak bisa dimakan sebab duri ikan tersebut sangat banyak.

Kemudian ikan itu digoreng, lalu disambal dengan rempah rempah khas Tapsel. Hingga jadilah satu menu khas Tapsel ikan pora-pora Sambal dan menu ini dibandrol dengang harga Rp 18 ribuan.

Dari pantauan www.tribunmedan.com dari tekstur ikan tersebut memang sangat menggugah selerah dan sambalnya sangat terasa sekali dengan aroma asap dari ikan pora-pora yang sudah diasapi tersebut. Menu ini sangat nikmat bila dimakan atau disantap dengan nasi putih yang hangat lalu ditambah dengan sayur daun ubi tumbuk khas Tapsel.

5. Ayam Kampung Gulai

Untuk menu Ayam Kampung Gulai, Surya mengatakan bahwa sama dengan gulai pada umumnya. Namun yanng membedakan dengan ayam gulai khas Tapsel itu menggunakan ayam yang beratnya 7 ons. Sebab dengan berat ayam tersebut dangingnya begitu muda dan masih manis. Apabila dimasak dengan  rempah-rempah gulai khsa Tapsel akan memberikan kenikmatan yang sangat dahsyat.

“Kalau Gulai di RM Padang Sidempuan ini lebih cenderung ke kalio, gulainya lebih kental. Gulainya sperti dia tidak rendang tetapi dia tidak gulaI, kalau gulai itu kuahnya encer tetapi kalau gulai khas Tapsel itu kental,” ucapnya.

Surya menjelaskan komposisinya biasa seperti santan kelapa, rempah-rempah, ketumbar, bawang puti, bawang merah lalu dihaluskan, kemudian dimasak. Kalau menu ini dibantrol satu potong Rp 17 ribuan.

Dalam hal ini juga Surya menambahkan bahwa masakan di RM Padang Sidempuan masalah tidak begitu mahal dan rasa tetap sama seperti dahulu. Ia juga menjelaskan bahwa masakan di RM Padang Sidempuan tidak memakai namanya penyedap, jadi masakannya sangat orginal dari rempah-rempah buatan sendiri.

RM Padang Sidempuan ini dibuka karena berdasarkan pangsa pasarnya merupakan orang-orang suku Mandailing yang merupakan perantuan dari Tapsel ke Kota Medan. Ternyata masakan dari RM Padang Sidempuan khas Tapsel tidak hanya orang Tapsel yang tinggal di Medan yang menikmati tetapi orang Tionghoa, Jawa, Melayu, Batak serta suku lainnya suka dengan masakan khas Mandailing atau khas daera Tapsel tersebut.

Hal ini serupa juga dialami dengan wisatawan manca negara yang berkunjung ke Kota Medan juga sering datang berkunjung ke RM Padang Sidempuan, seperti Malaysia, Singapura, Cina dan Belanda. Surya mengatakan bahwa mereka sangat suka dengan menu andalan RM Padang Sidempuan begitu juga dengan menu lalapan menu Pucuk Rotan Muda (Pakat).

“Pakat (pucuk rotan muda) ini di santap dengan sambal merah asam serta bawang merah serta dengan jeruk nipis. Rotan itu dibakar lalu dikupas dan diambil pucuk rotan mudanya. Pakat ini satu porsi harganya Rp 7 ribuan. Nah menu ini menjadi magnet atau daya tarik wisatawan manca negara untuk menikmati makan di sini” pungkasnya. 

(cr22/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved