Pemburu Cula Badak Tewas Diinjak Gajah, Tubuhnya Dimakan Kawanan Singa
Seorang terduga pemburu gelap dilaporkan hanya tinggal tulang setelah dimakan singa dengan sebelumnya tewas diinjak gajah.
TRIBUN-MEDAN.com, CAPE TOWN - Seorang terduga pemburu gelap dilaporkan hanya tinggal tulang setelah dimakan singa dengan sebelumnya tewas diinjak gajah.
Diwartakan ABC Minggu (7/4/2019), awalnya si pemburu gelap datang ke Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan untuk mendapatkan cula badak.
Penjaga taman nasional mengatakan, keluarga si pemburu menghubungi mereka dan mengaku pria itu memasuki taman pada Selasa lalu (2/4/2019).
Petugas taman nasional pun segera membentuk tim pencari di darat maupun udara pada Rabu (3/4/2019), dan menangkap empat rekan pemburu itu.
Namun karena tidak mempunyai pencahayaan yang cukup, mereka tidak bisa menemukan lokasi si pemburu. Pencarian pun akhirnya diputuskan dihentikan.
Kamis waktu setempat, mereka kembali melakukan pencarian berbekal informasi dari bawahan si pemburu. Mereka pun menemukan "sisa-sisa" si pemburu.
Yakni tengkorak dan sepotong celana yang diyakini adalah milik si pemburu. "Selain itu, sisa tubuh lainnya ditemukan," ujar Taman Nasional Afsel dalam keterangan resmi.
Merunut keterangan si kaki tangan, pemburu itu nampaknya tewas diinjak oleh gajah. Kemudian kawanan singa datang dan memakan jenazah si pemburu.
Direktur eksekutif taman Glenn Phillips memberikan belasungkawa kepada korban seraya memperingatkan agar kejadian itu tidak terulang kembali.
"Memasuki taman secara ilegal apalagi berjalan adalah tindakan tidak bijak. Sangat berbahaya dengan sudah ada korban," ujar Phillips dilansir BBC.
Ini bukan kali pertama pemburu gelap malah berakhir jadi mangsa buruannya di Kruger. Tahun lalu, singa menerkam pria yang hendak berburu.
Singa itu hanya menyisakan kepala dan sejumlah potongan tubuh lain. Selain itu, gajah diketahui juga bertindak agresif jika ada manusia.
Tahun lalu juga sekelompok pemburu gelap yang menerobos ke sebuah taman margasatwa di Afrika Selatan untuk berburu cula badak, diduga telah dimangsa kawanan singa.
Pasalnya, para staf di Taman Margasatwa Sibuya, Provinsi Eastern, Afrika Selatan menemukan satu potongan kepala dan banyak sisa bagian tubuh manusia pada Selasa (3/7/2018).
Para petugas menduga setidaknya tiga orang pemburu gelap yang tewas dimangsa singa. Mereka kemudian menggunakan helikopter untuk mencari pemburu yang tersisa.
Para petugas taman juga meminta seorang dokter hewan membius enam ekor singa sehingga polisi bisa memeriksa apakah terdapat sisa-sisa tubuh manusia di mulut atau perut para singa.
"Kami menemukan banyak potongan tubuh dan enam pasang sepatu sehingga kami menduga para singa ini memangsa tiga di antara para pemburu gelap itu," kata Nick Fox (60), pengelola taman margasatwa.
"Namun, kondisi pohon dan semak amat rimbun kemungkinan besar masih banyak sisa tubuh di luar sana," tambah Fox.
Fox melanjutkan, para pemburu gelap itu datang ke taman margasatwa dengan persenjataan lengkap dan kapak.
"Kami juga menemukan persediaan makanan yang cukup untuk kebutuhan beberapa hari, sehingga kami menduga mereka memang sedang berusaha berburu badak," lanjut Fox.
"Mereka berniat memotong cula badak. Namun, para singa menjadi penjaga kami dan mereka justru menjadi mangsa," kata Fox lagi.
Fox menambakan, sebagai manusia dia amat sedih karena banyak nyawa yang hilang akibat dimangsa singa di tempat itu.
"Namun, hal ini menjadi pesan jelas untuk para pemburu gelap bahwa kalian tak selamanya keluar menjadi pemenang," Fox menegaskan. (Ardi Priyatno Utomo)