Ini Komentar Pejabat Pemko Soal Bangunan Kafe dan Pijat Refleksi Ambruk di Jalan Ringroad

Qamarul Fatah mengunjungi lokasi reruntuhan bangunan cafe dan pijat refleksi yang ambruk di Jalan Ringroad

Ini Komentar Pejabat Pemko Soal Bangunan Kafe dan Pijat Refleksi Ambruk di Jalan Ringroad
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Dua unit alat berat berada di lokasi runtuhnya bangunan di Jalan Ringroad, Medan, Selasa (9/8/2019). Pascaruntuhnya bangunan yang sempat dijadikan tempat usaha tersebut, sehingga mengakibatkan sebuah rumah di sebelahnya mengalami rusak parah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemko Medan Qamarul Fatah yang mengunjungi lokasi reruntuhan bangunan cafe dan pijat refleksi di Jalan Ringroad, mengaku akan meninjau penyebab ambruknya ruko empat lantai tersebut. 

Namun untuk menindaklanjuti itu, pihaknya mengaku menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Kepada Tribun Medan, Qamarul mengaku ambruknya bangunan baru kali ini terjadi dalam masa jabatannya.

"Selama saya menjabat baru ini terjadi. Makanya kita menunggu pihak berwajib soal kenapa bangunan ini roboh," ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (9/4/2019).

Datang bersama sejumlah anggotanya dan melihat lihat kondisi bangunan dan rumah warga yang terimbas reruntuhan, Qamarul mengaku akan menyiapkan analisanya dihadapan Komisi D DPRD Medan.

"Sekarang Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) sedang memverifikasi. Artinya dari awal proses pembangunan kita harus tahu semuanya, di situ kita nanti dapat kesimpulan apa penyebabnya dan hal itu akan kita sampaikan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Medan, di mana masalahnya," ujarnya yang tampak berkeringat.

Disinggung apakah robohnya bangunan diakibatkan karena unsur kesengajaan, Qamarul menegaskan bahwa pihaknya belum mengetahui sejauh itu. 

"Itu belum kita lihat (unsur kesengajaan). Karena pengawasan ada di Dinas TRTB. Kita juga menunggu penyelidikan," tukasnya.

Qamarul menjelaskan, jika bangunan tersebut sengaja dirobohkan, maka pihak pekerja proyek bisa dikenakan sanksi lantaran mengancam keselamatan warga sekitar.

Sebagai orang nomor satu di DPMPTSP, Qamarul menampik jika bangunan ruko berdiri dengan menyalahi administrasi perizinan. 

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved