TERUNGKAP di Sidang Perdana Bupati Nonaktif Pakpak Bharat, Nama-nama Pemberi Uang pada Remigo Berutu

Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu menjalani sidang perdana atas kasus korupsi

TERUNGKAP di Sidang Perdana Bupati Nonaktif Pakpak Bharat, Nama-nama Pemberi Uang pada Remigo Berutu
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terdakwa Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu mengikuti sidang, di Pengadilan Negeri, Medan, Senin (8/4/2019). Sidang tersebut beragenda dakwaan atas kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat tahun 2018. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu menjalani sidang perdana atas kasus korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor Medan, Sumatera Utara, Senin (8/4/2019).

Selain Remigo, Kadis PUPR Pakpak Bharat David Anderson Karosekali serta rekanan Hendriko Sembiring juga menjalani sidang perdana.

Remigo tampak mengenakan batik lengan panjang berwarna hitam dengan corak bunga dengan stylean rapi dengan celana keper dengan sepatu pantofel hitam.

Sebelum dimulainya persidangan, tampak Remigo berbincang dengan pengacaranya di bangku paling depan Cakra Utama, tampak pria 49 tahun ini tertawa terbahak hingga kepalanya menganga ke atas.

Sedangkan, David yang yang ditemani istri dan anaknya duduk di bangku paling belakang dan juga tampak berbincang dengan pengacaranya. Yang lainnya Hendriko banyak diam bersama keluarganya.

Tampak ketiganya hadir sekitar pukul 10.43, saat pembacaan dakwaan ia beberapa kali memegang bibirnya sambil memperhatikan Jaksa yang membacakan.

Remigo didakwa menerima suap sebesar Rp 1.600.000.000 melalui Kadis PUPR David Anderson dari beberapa rekanan di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Abdul Azis.

Dalam rincian dakwaanya, Jaksa KPK Mohamad Nur Azis menyebutkan bahwa Remigo mendapatkan seluruh uang tersebut di 7 tempat dalam kurun waktu Maret 2018 sampai dengan 17 November 2018.

"Terdakwa menerima uang tersebut di beberapa tempat di Desa Salak I, Salak, Pakpak Bharat, lalu di Kantor BNI Cabang Pembantu Sidikalang, juga di Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat. Keempat di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat, selanjutnya di Bank Sumut Cabang Pembantu Salak, juga di Ulos Cafe Hotel Santika Medan dan terakhir di rumah terdakwa Jalan Pasar Baru No 11 Medan," ungkapnya.

Perbuatan Remigo merupakan kejahatan dengan menerima hadiah atau janji yaitu menerima uang melalui Davis Anderson seluruhnya Rp 1.600.000.000.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved