Bantu Kodam I/BB Awasi Pemilu di Sumut, Menhan Berikan 25 Sepeda Motor
Maksud kedatangan Bapak Menteri Pertahanan RI ke Kodam I/BB ini adalah untuk menyerahkan bantuan berupa sepeda motor sebanyak 25 unit.
Penulis: Alija Magribi |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ke Kodam I/BB tak hanya sekadar memberi arahan pentingnya soliditas menjaga keutuhan NKRI, Menhan juga datang sembari menyerahkan 25 sepeda motor baru kepada Kodam I/BB guna memudahkan mobilitas prajurit mengamankan pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.
Disambut di Gedung Balai Prajurit Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Pangdam I/BB Mayjend TNI Sabrar Fadhillah menyampaikan kedatangan Menhan merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan warga Kodam I/BB.
Ia berharap kunker Menhan menjadi wahana untuk meningkatkan solidaritas Prajurit dan PNS guna mewujudkan Persatuan dan Kesatuan demi tetap tegaknya kedaulatan NKRI.
"Perlu diketahui oleh seluruh Prajurit dan PNS, bahwa maksud kedatangan Bapak Menteri Pertahanan RI ke Kodam I/BB ini adalah untuk menyerahkan bantuan berupa sepeda motor sebanyak 25 unit, yang akan digunakan dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden RI pada tanggal 17 april 2019 mendatang," ujar Pangdam dihadapan 800 prajuritnya.
Untuk itu, Pangdam meminta para prajuritnya memanfaatkan sepeda motor yang diberikan Menhan untuk membantu memperlancar tugas di lapangan.
Pada kesempatan itu, dalam Menhan RI menyampaikan inti dari pertemuan tersebut merupakan upaya memperkuat tali silaturahim, apalagi Indonesia merupakan negara yang besar dengan sejumlah perbedaan.
"Indonesia adalah rumah kita bersama, sebagai anak pejuang bangsa, apakah anda rela jika ada sekelompok orang yang ingin merubah Pancasila dan menjadikan Indonesia menjadi bangsa tanpa keragaman atau negeri untuk satu golongan saja?," tanyanya.
Menhan melanjutkan bahwa Indonesia itu adalah keragaman itu sendiri yang terdiri berbagai suku bangsa, agama dan ras.
"Kalau kita tidak beragam maka kita bukan Indonesia. keragaman itulah modalitas utama dan keragaman itulah Kekuatan kita. Konsep keragaman ini sudah final sejak Budi Utomo, Sumpah Pemuda yang baru saja kita peringati serta sejak kemerdekaan Indonesia 1945," tegas mantan Panglima TNI ini.
"Kalian adalah prajurit merah putih sejati 'Patah Tumbuh Hilang Berganti' yang hebat luar biasa yang tiada tandingannya, sekali prajurit Kodam I/BB turun ke Medan tugas maka surut kita berpantang. Tidak ada satupun musuh yang dapat menghentikan prajurit Kodam I/BB itulah kita, itulah Kodam I/BB," ujar Pangdam dengan Sura lantang.
Pangdam mengingatkan bahwa setiap prajurit merupakan generasi penerus perjuangan para pahlawan, para merupakan pewaris utama nilai proklamasi dan kemurnian nilai Pancasila, Oleh karenanya ia berharap TNI berperan penting dalam mengawal Penyelenggaraan demokrasi.
(cr15/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kunker-menhan-ryamizard-ryacudu-ke-kodam-ibb.jpg)