TNI AL Gagalkan Penyelundupan 38,76 Ton Bawang Merah Asal Malaysia

Petugas KRI Lepu 861 TNI AL gagalkan penyelundupan 4080 karung atau sekitar 38,76 ton bawang merah asal Mayaisia

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 38,76 Ton Bawang Merah Asal Malaysia
Istimewa
Suasana saat TNI AL amankan kapal yang berusaha menyelundupkan 4080 karung berisi bawang dari Malaysia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas KRI Lepu 861 TNI AL gagalkan penyelundupan 4080 karung atau sekitar 38,76 ton bawang merah asal Mayaisia di sekitar perairan Sumatera Utara legal yang dimuat dengan KM Sinar di sekitar perairan Sumatera Utara dan Aceh Tamiang, Selasa (9/4/2019).

Penangkapan kapal tersebut berawal dari patroli yang dilakukan KRI Lepu 861 yang mencurigai salah satu unit kapal yang sedang melintas dari perairan Malaysia menuju ke Aceh.

Kemudian, pengejaran kapal itu berhasil dilaksanakan setelah melibatkan sekoci KRI Lepu-861. Lalu, dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap dokumen kapal oleh petugas.

Ternyata, para awak kapal tidak bisa menunjukkan dokumen resmi muatan berupa bawang yang mereka bawa dari Malaysia.

Komandan Lantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto mengatakan, KM Sinar bertonase 26 GT adalah milik Saiful dengan nakhoda Rahmad serta tiga ABK yang merupakan warga Seruway, Aceh Tamiang.

"Jadi setelah dilaksanakan penyelidkan lebih lanjut, Ini akan kita serahkan ke Beacukai sebagai pihak yang berwewenang," kata Ali Triswanto, Rabu (10/4/2019).

"Penangkapan ini sebagai bukti keseriusan kita menegakkan hukum di laut," sambungnya.

Ali menjelaskan bahwa pihak Beacukai sebagai pihak yang berwenang untuk menangani kegiatan ilegal tertangkapnya bawang merah sebanyak 38,7 ton asal Malaysia, yang dibawa oleh empat orang ABK tersebut.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, sambung Ali semua awak kapal diperiksa di Mako Lantamal I dan satu unit KM Sinar beserta muatannya disita sebagai barang bukti kasus penyeludupan bawang.

Para pelaku, bakal dijerat dengan dugaan melanggar tindak pidana Kepabeanan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan UU Nomor 17 tentang Pelayaran.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved