KPU Sumut Gelar Simulasi Uji Kemampuan Petugas KPPS Dalam Pemilu 2019

KPU Sumatera Utara terus memberikan pemahaman Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas dalam Pemilu 2019

KPU Sumut Gelar Simulasi Uji Kemampuan Petugas KPPS Dalam Pemilu 2019
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Suasana saat KPU gelar simulasi agar petugas KPPS Yang bertugas Dalam Pemilu 2019 Paham. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara terus memberikan pemahaman Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas dalam Pemilu 2019 mendatang.

Simulasi proses Tempat Pemungutan Suara (TPS) dijadikan cara untuk mengevaluasi persiapan angoota KPPS yang akan bertugas. 

Simulasi dirancang semirip mungkin dengan beberapa kondisi yang terjadi saat hari pemilihan.

Simulasi itu, dilaksanakan di lapangan bola areal sekitar Kebun Bunga. Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara

Komisioner KPU Sumatera Utara, Benget Silitonga mengatakan simulasi kondisi dilakukan untuk mengetahui kemungkinan yang mungkin terjadi di lapangan.

"Kami dari KPU Sumut dan KPU Medan ingin kemampuan Petugas KPPS kita dan terampil melakukan SOP pungut hitung di TPS,” kata Benget, Kamis (11/4/2019).

Dalam simulasi itu, Petugas KPPS dan masyarakat yang hadir tampak antusias terhadap simulasi. Terjadi pula diskusi singkat antara masyarakat dengan anggota KPU yang hadir. Yang banyak dipertanyakan masyarakat mengenai jumlah surat suara yang didapat, bagi calon pemilih Daftar Pemilih Tetap, Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Benget menuturkan simulasi yang dilakukan kali ini berfokus kepada Petugas KPPS. Karena KPPS dianggap menjadi kunci kesuksesan dalam Pemilu mendatang.

"Kita ingin Petugas KPPS bisa mendapatkan kemampuan dan keterampilan yang baik dalam menjalankan proses pemungutan suara," harapnya.

Benget menjelaskan bahwa simulasi kepada Petugas KPPS dilakukan untuk mencegah distorsi informasi. Meskipun KPU mempunyai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), tapi penguatan langsung kepada Petugas KPPS tetap perlu dilakukan. Terkhusus tentang perbedaan jumlah surat suara yang dibagikan bagi calon pemilih kategori DPT, DPTb dan DPK.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved