INILAH 8 Nama-nama Korban Ledakan Dahsyat di Ruko Berlantai Tiga di Medan, Dua Orang Tewas

Dua orang meninggal dunia akibat ledakan gas dahsyat di Medan. Masing-masing atas nama Jafier (10) dan Eren (2).

INILAH 8 Nama-nama Korban Ledakan Dahsyat di Ruko Berlantai Tiga di Medan, Dua Orang Tewas
Istimewa
Lokasi tempat ledakan yang diduga akibat gas di Jalan Kruing Medan. 

Dari hasil pengecekan dengan menggunakan alat detektor dari rekan-rekan PGN yang mengetahui bidang gas, alat detektor ini menunjukkan di lingkungan sekitar sini masih ada gas. 

Manager PGN Area Medan, Saeful Hadi membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan menggunakan alat detektor.

"Jadi saya kebetulan sudah di lapangan. Dari pemeriksaan saya, fasilitas gas kami aman," kata Saeful, Kamis (11/4/2019).

"Mereka juga menggunakan LPG 3 kg dan 12 kg. Sepertinya ini penyebabnya dan tapi kita masih tunggu hasil penyelidikan polisi dulu," bebernya.

Lebih lanjut, Saeful meminta agar para pihak dapat bersabar.

"Karena tim dari PGN sudah pada di lapangan dan saat ini mereka sedang melakukan investigasi."

Kapolrestabes Turun ke Lokasi

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang mendengar peristiwa ini langsung turun ke lokasi, untuk melihat kondisi yang terjadi.

"Jadi, korban yang delapan orang dewasa sudah dibawa ke rumah sakit Royal Prima dan Advent."

"Sedangkan yang anak-anak berumur 10 dan 2 tahun dibawa ke rumah Sakit Royal Prima Medan," kata Dadang di lokasi kejadian.

Dadang menjelaskan, sampai saat ini pihaknya bekerjasama dengan Labfor Polri Cabang Medan, Brimob, Basarnas dan Pemadam Kebakaran apakah masih ada korban lain di lokasi.

"Memang penyebab utama ledakannya nanti kita tunggu hasil dari Tim Labfor."

"Tapi dari detektor yang digunakan itu menunjukkan bahwa di lingkungan sekitar sini masih ada gas," ungkap Dadang.

Masih kata Dadang, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekat ke TKP, karena lingkungan sini masih ada Gas yang berbahaya bila ada dipicu panas ini akan dapat memicu kebakaran.

Sekali lagi, ia  menegaskan untuk hasilnya pihaknya masih menunggu hasil tim Labfor.

"Untuk asal api dari toko mana juga belum bisa diketahui karena petugas belum bisa masuk ke dalam," katanya.

"Kita masih menyisir dari luar dan belakang gedung. Kalau dari depan cukup berbahaya karena tiang-tiang depan ini sudah cukup parah," ujar Dadang.

(mak/tribun-medan.com)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved