KKB PAPUA TERBARU - Kapolda Papua Sebar Pasukan, Respons Ancaman KKB Papua Gagalkan Pemilu di Nduga

Polda Papua tidak main-main menanggapi ancaman dari KKB Papua yang ingin menggagalkan Pemilu di Nduga.

KKB PAPUA TERBARU - Kapolda Papua Sebar Pasukan, Respons Ancaman KKB Papua Gagalkan Pemilu di Nduga
kompas/ilustrasi
KKB PAPUA TERBARU - Kapolda Papua Sebar Pasukan, Respons Ancaman KKB Papua Gagalkan Pemilu di Nduga 

"Egianus kan biasa saja, kerjaan dia memang ancam-ancam, takut-takuti orang," cetus dia.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Martuamin Sormin menyebut, dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Papua, ada tiga kabupaten yang dianggap rawan konflik.

Baca: UPDATE Wakil Bupati dan Istrinya OTT Politik Uang, 4000 Amplop Berisi Uang Rp 300 Ribu Disiapkan

Tiga kabupaten yang diangap rawan adalah, Kabupaten Nduga, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Paniai.

"Untuk Kabupaten Nduga kerawanan karena masalah KKB, kalau Mamteng (Mamberamo Tengah) dan Paniai karena masalah penetapan komisioner KPU yang baru, tapi kami optimistis semua bisa kami kendalikan," ujar dia. 

Sormin menyatakan, Polri telah berkoordinasi dan siap untuk mengamankan semua potensi gangguan yang mungkin terjadi, termasuk gangguan dari pihak KKB.

Nduga Papua Terkini Pasca Kontak Senjata TNI dengan KKB Papua, Pengungsi dan Persiapan Pemilu

Komisi Pemilihan Umum Papua akan membangun Tempat Pemungutan Suara ( TPS) di wilayah perbatasan Nduga untuk mengakomodir para pemilih yang mengungsi pasca kontak senjata antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan anggota TNI di wilayah Kabupaten Nduga, Kamis (7/3/2019).  

Baca: Gatot Nurmantyo Blak-blakan Ungkap Capres Haus Kekuasaan, Komentari Video, Jangan Lupa Sejarah . . .

Baca: WHATSAPP TERKINI - Cara Mudah Buka Whatsapp di Komputer dan Keluar WhatsApp Web, Simak Langkahnya

Baca: Kabar Terbaru Sule, Hubungan dengan Baby Shima (Penyanyi Malaysia), Jawaban Naomi Zaskia, Cemburu?

Aksi penembakan yang masih kerap terjadi, membuat masyarakat di 12 distrik di Kabupaten Nduga, Papua, mengungsi ke kabupaten terdekat.

Rencananya, pengungsi bisa memberikan hak suaranya di perbatasan Nduga-Jayawaijaya, Nduga-Lanny Jaya, dan Nduga-Mimika.

"Ini alternatif- alternatif yang sudah disiapkan dan sudah dikonsultasikan ke KPU RI," ujar Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay kepada Kompas.com Senin (8/04/2019).

Baca: Kisah Haru Polisi Selain Aiptu Afrizal Amri Meninggal saat Shalat Subuh di Masjid, Ulik Fakta-fakta

Baca: Seorang Polisi Meninggal Mau Tunaikan Salat Subuh, Kapolsek: Saya Iri Dengan Beliau

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved