Merasa Diacuhkan Boeing, Rusdi Kirana: Boeing Anggap Saya seperti Celengan

Hal itu disampaikan Rusdi terkait respons Boeing yang dinilainya berbeda terhadap kecelakaan yang dialami 737 MAX 8 milik Lion Air dengan Ethiopian Ai

Merasa Diacuhkan Boeing, Rusdi Kirana: Boeing Anggap Saya seperti Celengan
TRIBUNNEWS
Rusdi Kirana, pendiri Lion Air Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.com-Pemilik maskapai Lion Air, Rusdi Kirana, mengecam tindakan yang dilakukan Boeing terkait kecelakaan pesawat JT 610 pada Oktober 2018.

Bahkan, Rusdi menilai Boeing memperlakukan dirinya seperti celengan.

Hal itu disampaikan Rusdi terkait respons Boeing yang dinilainya berbeda terhadap kecelakaan yang dialami 737 MAX 8 milik Lion Air dengan Ethiopian Airlines.

Padahal, Lion Air telah menggelontorkan puluhan miliar dollar AS untuk membeli pesawat asal pabrikan negeri Paman Sam itu.

“Mereka (Boeing) memandang rendah maskapai saya dan negara saya meski kami memperlakukan mereka dengan baik. Mereka juga memandang rendah saya hanya sebagai celengan mereka,” ujar Kirana seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/4/2019).

Pada Desember 2018, Lion Air mengancam untuk menghentikan pesanan tersebut. Namun, tidak ada informasi lebih lanjut terkait hal tersebut. 

Petugas gabungan membawa kantong berisi puing pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/10/2018). Memasuki hari ke-3 pencarian, petugas gabungan terus melakukan pencarian puing pesawat Lion Air JT 610 dan korban. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Petugas gabungan membawa kantong berisi puing pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/10/2018). Memasuki hari ke-3 pencarian, petugas gabungan terus melakukan pencarian puing pesawat Lion Air JT 610 dan korban. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Rusdi menilai Boeing tidak konsisten dalam tanggapannya itu terhadap dua kecelakaan yang menimpa Boeing 737 MAX.

"(Mereka) menyalahkan yang pertama dan meminta maaf setelah yang kedua," katanya.

Seperti diberitakan dalam kecelakaan Lion Air JT610, Boeing mengeluarkan pernyataan yang berisi tiga hal terkait tindakan pilot saat kecelakaan berlangsung.

Selain itu, mereka juga membahas mengenai pemeliharaan pesawat, yang sebelumnya tidak pernah disebutkan dalam laporan awal. 

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved