Breaking News:

ALASAN MAHFUD MD Setuju Pemilu Serentak Diubah, Selain Banyak Korban Jiwa, Ungkap Tafsir Putusan MK

ALASAN MAHFUD MD Setuju Usul Pemilu Serentak Diubah, Selain Banyak Korban Jiwa, Ungkap Tafsir Putusan MK

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
ALASAN MAHFUD MD Setuju Usul Pemilu Serentak Diubah, Selain Banyak Korban Jiwa, Ungkap Tafsir Putusan MK 

TRIBUN-MEDAN.COM - ALASAN MAHFUD MD Setuju Pemilu Serentak Diubah, Selain Banyak Korban Jiwa, Ungkap Tafsir Putusan MK

//

Ketua MK 2008-2013 Mahfud MD setuju sistem dan tata cara pelaksaan  Pemilu serentak diubah tidak seperti saat ini. Dia menjelakan tafsir putusan MK tahun 2014 soal Pemilu serentak.

Baca: QUICK COUNT - Beda dengan Prabowo, Politisi Gerindra Pius Lustrilanang Percaya Quick Count Pilpres

Baca: REAL COUNT KPU, Data Perolehan Suara Jokowi dan Prabowo (Data Sementara) Sabtu Pagi Tadi, UPDATE KPU 

PROF Mohammad Mahfud MD setuju Pemilu serentak dievaluasi atau dikaji ulang lagi.

Pakar hukum tata negara Mahfud MD mengatakan, Pemilu serentak adalah hasil keputusan MPR yang mengandemen Undang-Undang Dasar atau UUD 1945.

MPR membuat amandemen yang menyebutkan bahwa Pemilu digelar serentak dengan 5 kotak.

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pemilu serentak berdasarkan kesaksian mantan anggota Panitia Ad Hoc (PAH) MPR.

Baca: Grace Natalie tak Menduga Hasil Quick Count Sementara, PSI Lolos 4 Besar Pemilu Legislatif DPRD DKI

"Berdasar dokumen dan kesaksian ex anggota2 PAH MPR itu MK mengabulkan," ujar Mahfud MD melalui akun twitternya, Sabtu (20/4/2019) pagi ini.

Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 Mahfud MD menjawab pertanyaan netizen (warganet) yang me-mention pesan ke Mahfud MD agar Pemilu serentak ditinjau ulang karena banyak korban jiwa.

@sigit_priatmoko Retweeted Kompas.com: mohon maaf @mohmahfudmd apa tidak sebaiknya pemilu serentak ini dikaji ulang? Melihat banyaknya korban berjatuhan.

Halaman
1234
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved