BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Bayarkan Biaya Klaim Rumah Sakit Senilai Rp 57 Miliar

Mohammad Syafriadi mengatakan khusus pihaknya telah membayarkan klaim untuk 223 rumah sakit dengan FKTP dan 36 rumah sakit

BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Bayarkan Biaya Klaim Rumah Sakit Senilai Rp 57 Miliar
Tribun Medan
BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Bayarkan Biaya Klaim Rumah Sakit Senilai Rp 57 Miliar. 

BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Bayarkan Biaya Klaim Rumah Sakit Senilai Rp 57 Miliar

TRIBUN-MEDAN.com- BPJS Kesehatan secara nasional menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar utang klaim jatuh tempo kepada rumah sakit.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai, Mohammad Syafriadi mengatakan khusus pihaknya telah membayarkan klaim untuk 223 rumah sakit dengan FKTP dan 36 rumah sakit pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Lebih lanjut disebutkan, setiap tanggal 15 merupakan jadwal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Sedangkan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan pada hari berikutnya.

Mekanisme itu rutin dilakukan BPJS Kesehatan setiap bulannya.

"Kantor Cabang BPJS Kesehatan di Tanjung Balai yang meliputi enam kabupaten-kota, melakukan total klaim pembayaran sebesar Rp 57.696.140.221," kata Syafriadi, Sabtu (20/4/2019).

KASIHAN, Ketua KPPS Mendadak Jatuh Pingsan saat Perhitungan Suara, Ternyata Stroke Sulit Bergerak

Gubernur Edy Sebut Kesehatan Paru-paru Warga Sumut Terjelek se-Indonesia, Orang Medan Nomor Pertama

Harapan Ariska Putri Pertiwi kepada Perempuan Indonesia saat Memperingati Hari Kartini

Update Real Count Pilpres di Sumut, Jokowi-Maruf Unggul 55,8 % Suara, Prabowo-Sandi 44,2 %

Menurut Syafriadi, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo dibayarkan BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out.

"Urutan pembayaran disesuaikan dengan catatan kami, rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dahulu. Upaya ini dapat terwujud berkat dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan," sebutnya.

Syafriadi menjelaskan, selain memberikan jaminan layanan kesehatan berkualitas, program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan pencipta lapangan kerja. Sehingga apabila terjadi kekurangan maka dapat diperbaiki bersama.

Terkuak Kronologi Pembobolan 21 Kotak Suara, Peristiwa Tadi Malam saat Rekapitulasi,Ini Kata Bawaslu

Istri Tega Gorok Leher Suami karena Lupa Belikan Ayam Goreng Pesanannya

Jokowi Diteriaki Warga di Pusat Perbelanjaan Mall Grand Indonesia saat Akan Makan Siang, Reaksinya

Banyak Caleg Saling Klaim Kemenangan di Pematangsiantar, KPU Siantar Minta Tenang dan Bersabar

"Jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang berisfat kasuistik, lalu digeneralisasi, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik," ujarnya.

Syafriadi pun berharap pembayaran utang kalim jatuh tempo yang dilakukan BPJS Kesehatan, maka pihak penyedia fasilitas kesehatan turut melakukan kewajiban sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

Janji Potong Leher La Nyalla Mattalitti Ditagih Ucap Prabowo Tidak Mungkin Menang di Daerah Ini

Viral Video Amien Rais Klaim Menang di Jatim, Bilang Real Count, Ketua TKD Jatim: Datanya Ayo Dibuka

Sehingga semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.

"Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi. Dengan demikian masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, rumah sakit jadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman," ucapnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved