Wali Kota Sebut Sungai di Medan Bagaikan Tempat Pembuangan Sampah Terbuka

Jumlah sampah yang meningkat itulah, disebutkannya menyebabkan pencemaran di lingkungan Kota Medan.

Wali Kota Sebut Sungai di Medan Bagaikan Tempat Pembuangan Sampah Terbuka
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menilai sungai masih dipandang sebagai tempat pembuangan sampah terbuka oleh masyarakat.

Jumlah sampah yang meningkat itulah, disebutkannya menyebabkan pencemaran di lingkungan Kota Medan.

Apalagi jumlah sampah plastik yang tinggi dinilai Eldin sebagai jenis sampah yang cukup sulit terurai.

Oleh karena itu, dalam acara Hari Bumi ke-46 di Bumi Perkemahan Cadika Pramuka, Jalan Karya Wisata, Minggu (21/4/2019) pagi itu, Eldin mengajak seluruh warga untuk mulai menjaga kebersihan lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik.

"Sampah-sampah inilah yang membuat terjadinya pendangkalan dan penyumbatan sungai. Kondisi inilah yang menjadi faktor utama kerapnya Kota Medan dilanda banjir,” ungkapnya.

Tak sampai di situ, Eldin juga berharap masyarakat menggiatkan upaya reboisasi di wilayah tempat tinggalnya masing-masing, sehingga tanaman hijau mampu menjadi penjaga alam dari potensi banjir sekaligus sebagai penyedia oksigen bagi kehidupan mahluk hidup.

Di hadapan komunitas pecinta lingkungan dan anggota pramuka serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan yang menghadiri peringatan Hari Bumi, Eldin mengungkapkan, jumlah warga yang peduli dengan lingkungan hidup kini kian banyak, terutama dari kalangan generasi muda, salah satunya pramuka.

"Namun tetap saja jumlahnya tidak sebanding dengan volume harian sampah yang dihasilkan di Kota Medan. Di samping itu lagi kesadaran warga di Kota Medan untuk peduli terhadap lingkungan sampai saat ini masih sangat rendah,” sambungnya Wali Kota.

"Namun Pramuka sebagai wadah berkumpulnya insan muda yang kreatif dan inovatif serta berjiwa kepemimpinan yang tinggi merupakan salah satu gerakan pemuda yang senantiasa peduli pada kebersihan lingkungan dan kondisi bumi secara keseluruhan," ujarnya.

Selain apel bersama, peringatan Hari Bumi juga dirangkaikan dengan penanaman pohon serta Deklarasi Peduli Lingkungan sert peresmian Taman Apotik Hidup.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved