Kerap Dipukuli dan Dianiaya, Fitri Laporkan Mantan Suami ke Polisi, Begini Akhir Ceritanya

Informasi yang dihimpun dari Fitri Handayani (30) warga Kecamatan Medan Timur mengungkapkan jika korban sudah sering dianiaya oleh pelaku.

Kerap Dipukuli dan Dianiaya, Fitri Laporkan Mantan Suami ke Polisi, Begini Akhir Ceritanya
TRIBUN MEDAN /Polrestabes Medan
Kerap Dipukuli dan Dianiaya, Fitri Laporkan Mantan Suami ke Polisi, Begini Akhir Ceritanya. EP diamankan petugas Satreskrim Polrestabes Medan, Rabu (24/4/2019). 

Kerap Dipukuli dan Dianiaya, Fitri Laporkan Mantan Suami ke Polisi, Begini Akhir Ceritanya

TRIBUN-MEDAN.com-Fitri Handayani (30) warga Kecamatan Medan Timur mendatangi Mapolrestabes Medan.

Kedatangannya yakni untuk melaporkan mantan suaminya yang baru-baru ini sah berpisah secara hukum.

Informasi yang dihimpun, adapun terlapor dalam surat bukti laporan polisi, Polrestabes Medan yang tertuang di Nomor: STTLP/487/1/2019/SPKT Restabes Medan berinisial EP (30).

EP diduga tega menganiaya dan mengancam bunuh mantan istrinya.

EP (30) yang mengaku warga Jalan Parelan Pasar 3 Barat Medan akhirnya dibekuk Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan di Lapangan Merdeka, Senin (22/4/2019) malam.

Informasi yang dihimpun dari Fitri Handayani (30) warga Kecamatan Medan Timur mengungkapkan jika korban sudah sering dianiaya oleh pelaku.

"Saya dinikahi EP pada 5 Januari 2018 dan kami mengontrak rumah di Kecamatan Medan Timur. Baru menikah, pelaku kerap mengucapkan kata-kata kasar kepada saya. Pemicunya lantaran pelaku tidak terima saya nasehati supaya jangan bermain game online hingga larut malam," ujarnya, Rabu (24/4/2019).

Setelah tiga bulan menjalani rumah tangga, sambung Fitri, pada awal April 2018 pelaku diduga mulai ringan tangan.

Sosok Wakil Bupati Dairi yang Baru Dilantik, Usia Masih 27 Tahun dan Lajang, Anak Raja Napogos

INSTAGRAM TERBARU - Cara Mudah Gunakan Stiker Baru Instagram Stories Quiz Sticker, Ini Fitur Mudah

Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Hati-hati Gunakan Jempol bila Tidak Mau Masuk Penjara Tebar Hoaks

Hal itu dikarenakan korban tidak diizinkan pelaku untuk melihat putrinya yang dititipkan dengan ibu korban.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved