Terungkap Keanehan Kasus Sabu 53 Kg, Terdakwa Junaidi Sebut Otak Pelaku Nurdin Malah Dilepaskan

Junaidi menyebutkan terdapat kejanggalan dari kasusnya dimana Nurdin yang menjadi otak pelaku kasusnya malah dilepaskan.

Terungkap Keanehan Kasus Sabu 53 Kg, Terdakwa Junaidi Sebut Otak Pelaku Nurdin Malah Dilepaskan
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Sidang sabu 53 kg jaringan Malaysia dengan terdakwa Junaidi Siagian alias Edi (37) dan Elpi Darius (49) memasuki sidang keterangan para saksi di PN Medan, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sidang sabu 53 kg jaringan Malaysia dengan terdakwa Junaidi Siagian alias Edi (37) dan Elpi Darius (49) memasuki sidang keterangan para saksi di PN Medan, Rabu (24/4/2019).

Di hadapan Hakim Ketua Morgan Simanjuntak, Junaidi menyebutkan terdapat kejanggalan dari kasusnya dimana Nurdin yang menjadi otak pelaku kasusnya malah dilepaskan oleh penyidik yang menangkapnya.

"Nurdin dan Zainuddin itu tidak sedang menumpang di mobil kami hendak ke mobil. Jelas yang menyuruh saya untuk membawa sabu ini ke Medan itu Nurdin, tapi saya dipaksa dan disiksa untuk memberikan keterangan sesuai BAP oleh penyidik," sebutnya.

Dalam dakwaan yang disebutkan Jaksa Elvina Elisabeth Sianipar bahwa Nurdin dan Zainuddin hanya mengaku ikut menumpang ke Medan lantaran tak punya ongkos lalu ketiganya pun diperkenankan menumpang.

Bahkan Junaidi menegaskan bahwa dirinya hanya kurir yang diperintah Nurdin yang merupakan nahkoda kapal feri Malaysia-Indonesia.

"Enggak betul itu dia numpang, Nurdin itu kapten kapal Feri Malaysia-Indonesia. Dia otak pelakunya ini tapi tidak ditangkap," tegasnya.

Bahkan hal yang aneh dalam kasus ini, selain Nurdin dan Zainuddin yang jelas-jelas ikut dalam mobil sebelum ditangkap di Padang Bulan Medan oleh penyidik BNN.

Bahkan Syahrial yang hanya menjadi supir dalam kasus ini dijadikan terdakwa oleh penyidik, namun Nurdin malah dijadikan saksi.

Jaksa Penuntut Umum juga dalam persidangan tidak dapat menghadirkan Nurdin sebagai saksi dalam kasus ini.

"Kami sudah berusaha untuk memanggil saksi Nurdin namun tidak kunjung datang," sebut Jaksa Elvina.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved