Kronologi Pelecehan Seksual Penumpang Kereta Api, Dilecehkan saat Wanita Tidur, Pelaku Ancam Korban

Kronologi Pelecehan Seksual Penumpang Kereta Api, Dilecehkan saat Wanita Tidur, Pelaku Ancam Korban

Kronologi Pelecehan Seksual Penumpang Kereta Api, Dilecehkan saat Wanita Tidur, Pelaku Ancam Korban
ilustrasi/grid
Kronologi Pelecehan Seksual Penumpang Kereta Api, Dilecehkan saat Wanita Tidur, Pelaku Ancam Korban 

Pelaku pun mengaku mengenal ayah korban. Tiba-tiba saat korban tidur, pelaku menarik tangan korban.

Setelah itu, pelaku tak berhenti melakukan pelecehan seksual lainnya.

Korban berusaha diam, mencoba menarik tangannya kembali, dan tidak melakukan perlawanan karena merasa ketakutan.

"I faked asleep under the blanket, showing my discomfort. I took my hand back, but he was so strong, he rubbed on my arm and my stomach. I didn't know what to do, I was scared if I opened my eyes he would do more. (Aku pura-pura tidur menggunakan selimut dan menunjukkan kegelisahanku. Aku menarik tanganku kembali tetapi dia menarik tanganku kembali dengan kuat. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan saat itu, karena aku takut dia akan melakukan hal lainnya saat aku membuka mata)," tulis twit korban.

Baca: TRAGIS NASIB GURU Perempuan, Alami Patah Tangan, Ditendang Siswa SD saat Berselisih Gegara Atribut

Baca: RESMI, www.kpu.go.id: Real Count KPU Pilpres, 25 April 2019 Perolehan Suara Jokowi - Prabowo Terbaru

Korban pun memberanikan diri menemui kondektur kereta api untuk melaporkan tindakan pelecehan seksual tersebut.

Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) kemudian mempertemukan korban dan pelaku untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Korban menceritakan jika pelaku telah meminta maaf kepadanya lantaran korban mengancam akan melaporkan tindakan pelecehan tersebut kepada keluarganya.

"I told him I'm gonna tell his wife and daughter because I know where he lives and tell my father to ruin his career (Aku mengancam akan menceritakan peristiwa tersebut kepada istri dan anaknya serta ayahku untuk menghancurkan karirnya). Dia pasrah dan langsung ngaku 'ayo mbak, saya minta maaf'," lanjut cuitannya.

Dihubungi terpisah, Kepala Humas PT KAI, Edy Kuswoyo membenarkan peristiwa pelecehan seksual tersebut.

Saat ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved