Rusuh Pesta Miras di Papua, Erikson Simbolon Tewas Dibacok, Tigor Kritis & Demo Lumpuhkan Ekonomi!

"Kami akan tindak tegas para pelaku yang berbuat anarkis apalagi di saat kita dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg karena sangat mengganggu.''

Rusuh Pesta Miras di Papua, Erikson Simbolon Tewas Dibacok, Tigor Kritis & Demo Lumpuhkan Ekonomi!
tribratanews
Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya, Bupati Jayawijaya Jhon R Banua, Dandim 1702/Jwy, Danyon 756 Wms, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri Wamena menerima perwakilan Masyarakat Nusantara meminta kasus pembunuhan Erikson diusut tuntas, Kamis (25/4/2019) 

Rusuh Pesta Miras di Papua, Erikson Simbolon Tewas Dibacok, Tigor Kritis & Demo Lumpuhkan Ekonomi! 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sekelompok massa yang terpengaruh minuman keras menyerang Polisi dan TNI dan warga pendatang di Pasar Wouma Jl Wouma Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (24/4/2019).

Akibatnya, Erikson Simbolon (28) tewas dengan luka bacok pada bagian kepala sebelah kiri dan luka tusuk pada bagian mata sebelah kiri.

Sedangkan Tigor Silalahi (28), kritis, mengalami luka robek pada bagian kepala belakang akibat lemparan batu.

Sementara Kopda Andi Surahman, anggota Kodim 1702/JWY, mengalami luka pada bagian punggung dan mulut akibat lemparan batu, serta luka lecet pada bagian tangan kiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tribun-medan.com, kronologi kejadian sebagai berikut:

a. Pukul 17.00 Wit diketahui ada sejumlah kelompok masyarakat yang melaksanakan pesta Miras di Pasar Wouma yang membuat keributan di Pasar Wouma Distrik Wouma Kab. Jayawijaya

Baca: Dua Anggota TNI Terluka Ditembaki KKB Papua, Meli Buguwapai Boma Unggah Konten Menghina TNI

Baca: Vonis Adik Ketua MPR, Bupati Lampung Selatan Pikir-pikir Dibui 12 Tahun dan Wajib Bayar Rp 66 Miliar

b. Pukul 17.10 Wit dengan adanya keributan tersebut masyarakat melaporkan kepada Polres Jayawijaya

c. Pukul 17.20 Wit Personel Brimob Polda Papua berjumlah sekitar 10 orang tiba di Pasar Wouma, selanjutnya melaksanakan pembubaran kepada masyarakat yang mengkonsumsi miras tersebut, namun terjadi perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar massa 50 orang dengan cara melempari batu kearah personel Brimob Polda Papua

d. Masyarakat diseputaran Pasar Wouma tetap melakukan tindakan anarkis dan menyerang masyarakat pendatang diseputaran Pasar Wouma serta melakukan pengerusakan dan pembakaran pada 3 unit Motor (Vega R Nopol DS 3987 BB, 1 Unit Motor Revo Nopol DS 4073 BB dan 1 Unit motor Supra)

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved