Terbukti Terima Suap Dari Tamin Sukardi, Hakim Merry Purba Dituntut 9 Tahun Penjara

Merry terbukti menerima suap 150.000 dollar Singapura. Uang tersebut diberikan oleh pengusaha Tamin Sukardi.

Terbukti Terima Suap Dari Tamin Sukardi, Hakim Merry Purba Dituntut 9 Tahun Penjara
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri Medan Merry Purba menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/8/2018). KPK resmi menahan empat tersangka yakni Hakim Adhoc Tipikor PN Medan Merry Purba, Panitera Pengganti Helpandi, serta Tamin Sukardi dan Hadi Setiawan dari pihak swasta atas kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait putusan perkara di PN Medan. 

Terbukti Terima Suap Dari Tamin Sukardi, Hakim Merry Purba Dituntut 9 Tahun Penjara

TRIBUN-MEDAN.com-Hakim adhoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan Merry Purba dituntut 9 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Merry juga dituntut membayar denda Rp 350 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, jaksa juga menuntut Merry membayar uang pengganti 150.000 dollar Singapura.

"Kami menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama," ujar jaksa Haerudin saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Dalam pertimbangan, jaksa menilai perbuatan Merry dapat menurunkan wibawa peradilan dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan lembaga peradilan.

Selain itu, Merry dianggap tidak memenuhi kewajiban hakim dengan sebaiknya dalam mengadili perkara.

Merry juga tidak mencegah panitera menerima uang.

Hakim Merry Purba duduk di kursi terdakwa dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/4/2019)
Hakim Merry Purba duduk di kursi terdakwa dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/4/2019) (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Kemudian, Merry dianggap telah menyalahgunakan wewenang sebagai hakim. Selain itu, Merry tidak mengakui secara terus terang dan tidak menyesali perbuatan.

Merry terbukti menerima suap 150.000 dollar Singapura. Uang tersebut diberikan oleh pengusaha Tamin Sukardi.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved