Vonis Adik Ketua MPR, Bupati Lampung Selatan Pikir-pikir Dibui 12 Tahun dan Wajib Bayar Rp 66 Miliar

Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan, yang juga adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan, divonis 12 tahun penjara.

Vonis Adik Ketua MPR, Bupati Lampung Selatan Pikir-pikir Dibui 12 Tahun dan Wajib Bayar Rp 66 Miliar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). 

Jejak Kasus
Zainudin Hasan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama Gilang Ramadhan, Direktur PT Prabu Sungai Andalas; mantan anggota DPRD Lampung Agus Bhakti Nugroho serta mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara.

Namun ketiga terdakwa lainnya sudah divonis duluan. Gilang divonis 2,3 tahun penjara.

Sementara Agus dan Anjar yang mendapatkan status Justice Collaborator divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Vonis Agus dan Anjar ini sama dengan tuntutan JPU KPK.

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan kakaknya, Ketua MPR Zulkifli Hasan
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan kakaknya, Ketua MPR Zulkifli Hasan (Facebook/tribun)

Pengamat Hukum Universitas Lampung (Unila) Yusdiyanto mengatakan, pelaku korupsi sudah semestinya dihukum seberat mungkin.

Sebab, menurut dia, pelaku korupsi telah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Makanya tidak ada hukuman ideal bagi pelaku korupsi.

Selain itu, sudah semestinya pula ada mekanisme hukum untuk memiskinkan orang yang terjerat kasus rasuah ini.

Untuk kasus suap proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Zainudin Hasan, vonis yang diberikan harus sesuai dengan pasal yang dikenakan.

"Kita tahu ada empat dakwaan yang disangkakan kepada terdakwa fee proyek Lampung Selatan Zainudin Hasan. Yakni pasal 12 a, pasal 12 i, pasal 12 B gratifikasi, lalu pasal 3 mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang," katanya.

Dan kemarin, menurut Yusdianto, Zainudin dituntut selama 15 tahun dan ditambah pencabutan hak politiknya, itu sudah sesuai dengan empat dakwaan yang disangkakan.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved