Banjir Jakarta Kini Meluas Jadi di 32 Titik, Beda Gaya Anies dan Ahok Tangani Banjir Tahunan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdalih kalau banjir yang melanda DKI Jakarta merupakan kiriman dari hulu.

Banjir Jakarta Kini Meluas Jadi di 32 Titik, Beda Gaya Anies dan Ahok Tangani Banjir Tahunan
Tribunwow
Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdalih kalau banjir yang melanda DKI Jakarta merupakan kiriman dari hulu. Hingga banjir tersebut dianggap tidak bisa diantisipasi.

Pihaknya mengandalkan dua bendungan untuk mengatasi banjirkiriman hulu Sungai Ciliwung.

Dua bendungan yang telah dibangun tersebut adalah bendungan kering di Ciawi dan Sukamahi.

"Kita ini menerima air dari hulu ketika di sana (hulu) hujannya keras, karena itulah yang dikerjakan membangun dry dam. Insya Allah bendungan selesai tahun ini kalau bendungan itu selesai tahun ini," ujar Anies di Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Jika kedua bendungan tersebut telah selesai dikerjakan, lanjut dia, maka air hujan dari daerah Bogor bisa ditahan.

Dengan demikian, volume air yang datang ke Jakarta tidak melimpah dan meluap.

Warga terdampak banjir di Cililitan berjalan kaki menuju lokasi pengungsian, Jumat (26/4/2019) pagi.
Warga terdampak banjir di Cililitan berjalan kaki menuju lokasi pengungsian, Jumat (26/4/2019) pagi.(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

"Dan kalau itu bisa terjadi maka 30 persen dari potensi itu akan (teratasi)," katanya. 

Pembangunan dua bendungan ditargetkan selesai pada Desember 2019.

Sebelumnya Anies lebih suka terjun langsung ke lokasi banjir.

Dirinya kerap berinteraksi dengan warga yang menjadi korban banjir.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved