Kata Polisi Kasus Penipuan Pengembang Kue Ternyata Isinya Semen, Banyak Pedagang Jadi Korban

Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, AKP Mukti Wibowo menyampaikan, dari hasil pemeriksaan tim penyidik

Kata Polisi Kasus Penipuan Pengembang Kue Ternyata Isinya Semen, Banyak Pedagang Jadi Korban
Dokumen Polres Jepara
Polisi menunjukkan barang bukti bahan pengembang kue merk Rajawali yang ternyata berisi semen, Sabtu (27/4/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, AKP Mukti Wibowo menyampaikan, dari hasil pemeriksaan tim penyidik, banyak pedagang pasar di Kabupaten Jepara yang tertipu atas ulah Wagito (56) dan Siswadi (41), warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Dalam praktiknya, kedua pelaku mengaku sebagai sales produk bahan pengembang kue merek Rajawali.

Keduanya lantas berkeliling ke pasar untuk menawarkan bahan pengembang kue itu kepada para pedagang.

Sejumlah pedagang yang sudah terlanjur membeli bahan pengembang kue tersebut kaget bukan kepalang lantaran setelah kemasan dibuka isinya semen.

Buron

Untuk memuluskan aksinya, kedua pelaku dibantu seorang rekan yang juga tetangganya yang kini masih buron, WO (50).

Jadi, sebelum Wagito dan Siswadi terjun ke lapangan, WO beraksi terlebih dahulu.

WO berpura-pura menjadi pembeli yang sedang mencari bahan pengembang kue merek Rajawali kepada para pedagang. Saat itu, WO mengaku membutuhkan bahan pengembang kue merek Rajawali itu dalam skala besar. WO pun lantas meninggalkan nomor ponselnya kepada para pedagang sasarannya. 

"Kebetulan para pedagang tidak ada yang punya bahan pengembang kue seperti yang dimaksud oleh WO. Nah, saat itu Wagito dan Siswadi pun segera menjalankan perannya. Keduanya mengaku sebagai sales bahan pengembang kue Rajawali kepada para pedagang. Karena tergiur permintaan WO yang hendak membeli dalam jumlah banyak, pedagang pun banyak yang membeli ke Wagito dan Siswadi. Sementara, ada 5 pedagang yang tertipu," terang Mukti saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Sabtu (27/4/2019).

Berdasarkan data Satreskrim Polres Jepara, dari sejumlah pedagang yang terperdaya, tercatat Siti Bariroh (27), pedagang Pasar Jepara II yang megalami kerugian paling banyak.

Halaman
12
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved