KPUD Karo Tetapkan Hasil Perolehan Suara Partai dan Calon Anggota Legislatif

secara umum pihaknya telah mendapat gambaran awal para kandidat yang banyak mendapat perolehan suara.

KPUD Karo Tetapkan Hasil Perolehan Suara Partai dan Calon Anggota Legislatif
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Personel Polres Tanah Karo, melakukan pengamanan di lokasi Rapat Pleno Penghitungan suara tingkat kabupaten, di Hotel Rudang, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Kamis (25/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, telah menetapkan hasil perolehan suara pada Pemilu 2019, Minggu (27/4/2019) kemarin.

Diketahui, rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten itu, berdasarkan perolehan suara yang sebelumnya telah dihitung di tingkat kecamatan.

Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan, mengungkapkan secara umum pihaknya telah mendapat gambaran awal para kandidat yang banyak mendapat perolehan suara.

Dikatakannya, untuk perolehan presiden dan wakil presiden pihaknya mendata kemenangan diperoleh oleh pasangan nomor urut 01 yang merupakan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Setelah dilakukan tahapan rekapitulasi selama tiga hari ini, secara umum hasilnya bisa kami gambarkan untuk untuk presiden dimenangkan oleh pasangan nomor urut 01, lebih kurang 92 persen," ujar Gemar, Minggu (28/4/2019).

Gemar mengatakan, untuk perolehan suara di tingkat DPR RI suara yang diperoleh para Partai Politik (Parpol) hampir merata. Dirinya menyebutkan, untuk partai yang menempati posisi atas yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Nasdem, dan Golkar.

"Untuk partai-partai itu, kita lihat memang perolehan suaranya hampir merata. Selain di DPR RI, di tingkat DPRD provinsi juga kita lihat perolehannya hampir sama," ungkapnya.

"Kalau di DPRD kabupaten, didominasi oleh partai PDI-P, kemudaian Gerindra, Hanura, Nasdem, dan selebihnya terbagi di semua Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Kabupaten Karo," tambah Gemar.

Gemar menyebutkan, rekapitulasi ini merupakan proses penghitungan tahap awal. Karena, nantinya suara yang telah diperoleh itu akan kembali dilakukan proses rekapitulasi secara berjenjang. Baik di tingkat provinsi, hingga tingkat nasional di KPU RI.

Pria yang dulunya Komisioner KPUD Karo divisi hukum itu mengatakan, pasca penetapan di tingkat nasional ada kesempatan bagi para peserta baik Parpol, DPD, hingga pasangan calon presiden untuk melakukan gugatan ke mahkamah konstitusi.

"Setelah selesai rekap berjenjang di provinsi dan nasional, diberi kesempatan kepada partai politik yang misalnya ada yang merasa keberatan," ungkapnya.

Gemar menambahkan, setelah rekapitulasi tahap akhir, nantinya pihaknya akan kembali melakukan rapat pleno penetapan calon terpilih yang akan duduk di kursi DPRD Kabupaten Karo. Diketahui, untuk DPRD kabupaten Karo, menyediakan 35 kursi bagi calon anggota legislatif.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved