Breaking News:

Mencuri Kerbau di Humbahas, Maling asal Belawan Meringkuk di Kantor Polisi

“Kasus pencurian kerbau ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian Polres Humbahas," ujar Kasubbag Humas Aiptu Syahril Purba.

Penulis: Arjuna Bakkara |
Facebook/Maria Situmorang
Foto Ilustrasi: Kerbau 

TRIBUN-MEDAN.COM, DOLOK SANGGUL - Dua maling kerbau berasal dari luar daerah Humbang Hasundutan meringkuk di Kantor Polres Humbahas, Rabu (30/4/2019).

Kedua terduga yakni, TUR alias Gepeng (39) Warga Kampung Nelayan Lingkungan XII, Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan Medan dan MZ alias Udin (24), warga Sido Bangun Desa Teluk, Kecamatan Secangang, Kabupaten Langkat.

“Kasus pencurian kerbau ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian Polres Humbahas," ujar Kasubbag Humas Aiptu Syahril Purba.

Kata, Syahril terduga pencuri kerbau ditangkap di tempat terpisah. Sementara dua tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Saat itu, para tersangka berhasil digagalkan membawa pergi empat ekor kerbau dari Desa Lobotolong Habinsaran, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan Jumat 26 April 2019 sekitar pukul 03.00 WIB lalu. Sementara saat ini, kata Syaril dua dari empat orang kawanan pencuri masih sedang dikejar.

"Saat ini petugas masih melakukan pengembangan dan memburu pelaku lainnya,” katanya.

Dijelaskannya, kejadian itu diketahui pada Pukul 03.00 Pagi Hari oleh Suparna Sianturi, Kepala Desa Lobutolong Habinsaran. Saat itu, Suparman hendak berangkat ke perhelatan Pesta adat.

Kepala desa tersebut curiga melihat ada dump truckdengan nomor polisi BA 8634 GU di lokasi sepi. Setelah dicek, ternyata diduga bakal ada aksi pencurian kerbau dan pelakunya melarikan siri.

Sedangkan kerbau beserta dump truk tersebut ditinggal pergi oleh pelaku. Hingga akhirnya warga memberitabu kejadian itu ke Polisi.

Polisi kemudian menaggapi laporran warga, lalu berupaya menangkap pelaku. Berkat kerjasama warga dengan petugas kepolisian Polres Humbahas, dua pelalu berhasil ditangkap.

Menghindari amukan warga, Polisi langsung memgamankan kedua pelaku ke Mako Polres Humbahas. Barang bukti mobil truk Colt Diesel jenis langsung diamankan ke Mapolsek Lintongnihuta.

Sejauh ini, dari pemeriksaan sementara dari tersangka, kata Syahril pencuri kerbau terlebih dahulu memindahkan lima ekor kerbau milik Jasper Sianturi dan Parasian Sianturi ke titik pengangkutan. Kerbau tersebut digiring dari tambatanya di perladangan Sanggar Bolak dan perladangan Sipulau-pulau ke perladangan Sitenihoda sebagai titik pengangkutan.

"Nah, waktu itu ada warga yang mulai curiga. Warga langsung melapir dan, sedangkan pencuri kerbau itu langsung berpencar melarikan diri. 

Jasper Sianturi, pemilik kerbau menceritakan Kamis 25 April 2019  17.30 WIB ia masih mengikatkan 3 ekor kerbaunya ekor di Perladangan Sanggar Bolak. Keesokan harinya, Jumat 26 April 2019 Pukul 03.30 dini hari ia ditelepon rekannya, Jasper Sianturi yang memberitahu persoalan oencurian kerbau tersebut.

"Saya ditelepon oleh Jaser Sianturi agar melihat kerbau saya yang ditambatkan diperladangan Sanggar Bolak, karena di Sitenihoda ada ditemukan pencuri kerbau dengan menggunakan mobil canter namun pencurinya melarikan diri",ujarnya.

Mengetahui persoalan, kemudian katanya dia pergi ke perladangan untuk melihat kerbau yang dia tambatkan sebelumnya. Kerbau yamg diikatkannya pun audah tidak ada di perladangan.

Ia pun kemudian pergi ke Sitenihoda untuk melihat kerbau yang disitenihoda. "Ternyata benar, kerbau yang berada di Sitenihoda adalah punya saya",sebutnya.

Demikian dengan Parasian Sianturi (61), kerbau yang diikatkannya sebelumnya di perladangan sudah berada di lokasi yamg sama, di Sitenihoda. "Sekitar pukul 04.30 WIB, saya ditelpon oleh Durman Sianturi agar melihat kerbau saya. Lihat dulu kerbaumu diperladangan, di Sitenihoda ada ditangkap pencuri kerbau, kata si Durman",ujarnya menceritakan.

Untuk memastikan, Parasian mengaku bahkan pergi ke Perladangan Sipulau-pulau untuk melihat kerbau uang dia tambatkan. Tetapi, kerbau yang dia tambatkan tidak ia temukan.

Lalu, dia bergegas ke Sitenihoda dan melihat kerbaunya sudah ada di Sitenihoda dan melihat 1 mobil Dump Truck Volt Diesel berwarna kuning yang akan digunakan mengangkut kerbau. "Kami enggak semat melihat pencuri, mereka langsung lari kemarin. Untunglah sekarang sudah ada yang ditangkap," sebutnya.

(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved