Puluhan Serikat Pekerja di Deliserdang Minta Anggaran Peringatan Hari Buruh Ditambah

Puluhan serikat buruh Deliserdang meminta agar pemerintah setempat menambah anggaran untuk peringatan Hari Buruh tahun depan.

Puluhan Serikat Pekerja di Deliserdang Minta Anggaran Peringatan Hari Buruh Ditambah
Tribun Medan/Indra Gunawan
Buruh merayakan May Day di Lapangan Alun-alun Lubukpakam, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Puluhan serikat pekerja meminta kepada Pemkab Deliserdang menambah anggaran untuk peringatan Hari Buruh Internasional tahun depan.

Bupati Ashari Tambunan pun menyanggupi dan juga berjanji akan meneruskan permintaan para serikat pekerja itu kepada Pemerintah Pusat.

"Saya mengapresiasi pernyataan sikap yang disampaikan. Insyallah akan disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait, terkhusus kepada Presiden. Untuk penambahan di APBD insallah untuk tahun depan akan kita tambahni lagi," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Deliserdang Jonas Damanik menjelaskan anggaran untuk peringatan Hari Buruh Tahun ini masih sama dengan tahun lalu, yaitu Rp138 juta.

Baca: Jurnalis Diinjak dan Dirampas Kameranya oleh Polisi saat Meliput Aksi Buruh di Gedung Sate

Baca: Bak Konser Musik, Bupati Deliserdang Loncat dari Panggung ke Kumpulan Buruh

Baca: HARI BURUH JANGAN JOGET-JOGET! Banyak Buruh Menderita. .

Ketua Panitia, Syahrum menyebut perayaan May Day di Deliserdang tahun ini diikuti oleh 27 serikat pekerja, dari total 37 serikat pekerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Deliserdang, Nafril dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para buruh. Ia menegaskan semenjak berdirinya Apindo pihaknya merupakan mitra pekerja dan pemerintah dalam rangka menciptakan iklim yang kondusif dan aman didalam berusaha.

"Kami siap menjalankan apa-apa yang sudah diamanahkan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003. Kami bukanlah lawan, tapi mitra. Kami selalu berharap terjalin komunikasi yang baik dari pimpinan dan serikat buruh yang ada di Deliserdang ini," kata Nafril.

Pada acara ini para buruh perwakilan beberapa serikat pekerja membacakan pernyataan sikap bersama dan meminta agar kehidupan para buruh dan pekerja bisa lebih baik lagi.

Buruh Deliserdang menilai saat ini masih ada penindasan dan eksploitasi terhadap kaum pekerja. Selain itu mereka juga meminta agar PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan dapat dicabut, sistem kerja outsourcing dihapus,  dan penindakan bagi oknum yang menghalang-halangi buruh berserikat .

Buruh juga berhatap setiap pekerja dapat didaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan ataupun BPJS Ketenagakerjaan. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved