Harga Bawang Putih Melonjak, Pengamat: Ada Masalah Impor dan Cuaca

Pedagang Pasar Padangbulan Zuriah Tarigan mengatakan per kilonya, bawang putih dibandrol dengan harga Rp 70 ribu.

Harga Bawang Putih Melonjak, Pengamat: Ada Masalah Impor dan Cuaca
Tribun Medan/Nanda Rizka Nasution
Pedagang di kawasan Pasar Padangbulan saat menjajakan barang dagangannya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Beberapa hari sebelum memasuki Ramadan, harga bahan pokok mengalami kenaikan. Satu komoditas yang melonjak adalah bawang putih.

Pedagang Pasar Padangbulan Zuriah Tarigan mengatakan per kilonya, bawang putih dibandrol dengan harga Rp 70 ribu.

"Semua naik. Yang paling naik yan bawang putih, kemarin dapat Rp 30 ribu per kilo, sekarang Rp 70 ribu. Kacang panjang juga naik jadi Rp 13 ribu," katanya.

Keadaan ini membuat kesulitan bagi para penjual karena mahal yang mengerikan, tambahnya.

"Baru naik baru tiga hari ini. Kalau cabai sudah sebulan naik, Rp 45 ribu per kilo. Bawang merah Rp 34 ribu per kilo," ungkapnya.

Ia yang sudah berjualan hampir 40 tahun, menginginkan harga yang stabil.

"Inginnya ya stabil, biar enak jualnya. Pembeli mau beli satu kilo, jadinya satu ons. Seharusnya beli 2 kilo, jadi setengah kilo karena takut hargnya," katanya.

Meskipun begitu, satu pembeli, Marakut, mengatakan hal ini jangan membuat masyarakat terlalu menyalahkan pemerintah.

"Pembeli ya tidak bisa bilang apa-apa, ya, paling belanja lain yang dikurangi. Masa kita tidak makan? Saya tidak merasa naik sekali kok, biasa-biasa saja. Tidak usah dibesarkan-besarkan. Saya masih bisa, kalau beli banyak dikurangi sedikit," katanya.

Contohnya beli baju dikurangi. Semua masih bisa dijangkau, tidak usah dilebihkan, nanti pemerintah marah. Masih normal. Yang penting keamanan kita solid. Jangan menyusahkan pemerintah, imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved