Kejaksaan Belum Tahan Meliani Kasus Penggelapan Uang Rp 7 M, Kasi Intel: Segera Panggil Paksa

Keluarnya putusan sela itu juga setelah Meliani mengajukan keberatan atas dakwaaan JPU.

Kejaksaan Belum Tahan Meliani Kasus Penggelapan Uang Rp 7 M, Kasi Intel: Segera Panggil Paksa
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Kasi Intel Kejari Siantar Bas Faomasi Jaya Laia saat ditemui, waktu lalu.

"Senin sudah diantar surat itu (ke kejaksaan)," ujarnya singkat.

Untuk diketahui, kasus penipuan dan penggelapan ini diawali tahun 2006. Saat itu, oleh pengusaha salah satu SPBU di Siantar berinisial AS, Meliani dipercaya sebagai pengelola SPBU itu.

Lalu, di tahun 2016, AS meminta laporan keuangan dari Meliani. Namun, Meliani tak bisa memberikannya. Setelah melakukan audit, AS telah mengalami kerugian Rp7 miliar.

AS pun dilaporkan ke Polda Sumut. Setelah ditangkap, Meliani dilimpahkan ke Kejati Sumut hingga akhirnya diserahkan ke Kejari Siantar. Sebab, lokasi kejadian berada di Siantar.

Diketahui terdakwa Melaini diduga melakukan penggelepan uang milik AS sebesar Rp 7 miliar. AS menjelaskan uang itu hasil usaha perusahaan minyak mulai tahun 2006 hingga 2016. Dalam kasus ini, AS berharap, kejaksaan dan pengadilan menjatuhkan hukuman yang sepantasnya kepada Meliani.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved