'Talak Suami' Buatan Mahasiswa USU untuk Cegah Stroke Ikut di Kompetisi Medical Scientific

Mahasiswa USU yang tergabung dalam Group Seloae Squad berhasil menciptakan produk Talak Suami.

'Talak Suami' Buatan Mahasiswa USU untuk Cegah Stroke Ikut di Kompetisi Medical Scientific
HO
Muheri Indra Aja Nasution, Muhammad Dava Warsyahdhana dan Habib Al Kahfi Nasution saat menunjukkan piala dan sertifikat juara pertama kompetisi LKTIN Tanjungpura Medical Scientific (TMSC) di Pontianak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mahasiswa USU yang tergabung dalam Group Seloae Squad berhasil menciptakan produk Talak Suami.

Anggota Group Seloae Squad, Muheri Indra Aja Nasution, kepada Tribun, mengatakan, Talak Suami merupakan produk inovasi yang namanya berasal dari kepanjangan Tahu Kedelai Kelor Saus Susu Kambing Bawang Putih.

“Talak Suami merupakan produk makanan pencegah stroke yang dibuat dalam upaya menurunkan prevalensi stroke di Indonesia,” ujarnya, Jumat (3/5/2019).

Ia menjelaskan, ide awal Talak Suami karena group yang beranggotakan tiga mahasiswa tersebut yaitu Muheri Indra Aja Nasution, Muhammad Dava Warsyahdhana dan Habib Al Kahfi Nasution akan mengikuti kompetisi LKTIN Tanjungpura Medical Scientific (TMSC) di Pontianak.

“Awalnya ada event tersebut, lalu saya dan tim bertemu untuk membahas tentang event tersebut dan ide awal mulanya dari kombinasi yang saya lakukan namun saat itu belum komplit dan akhirnya tim mencoba untuk membuatnya menjadi komplit,” jelasnya.

Ia menerangkan, menghadirkan inovasi makanan untuk mencegah stroke karena saat itu event yang mereka ikuti masih berhubungan dengan stroke tersebut.

“Lalu kami bertiga yang berasal dari jurusan berbeda yaitu Peternakan, Agroteknologi dan Pendidikan Dokter mencoba membuat inovasi dengan menggabungkan kemampuan kami dari jurusan masing-masing,” terangnya.

Ia menuturkan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan tersebut juga hasil dari kombinasi ketiganya yang disesuaikan dengan pengetahuan masing-masing agar kombinasinya bagus.

“Lalu kemudian terciptalah Talak Suami ini yang dapat dikonsumsi semua kalangan mulai dari bawah, menengah dan atas agar bisa mencegah stroke,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini untuk Talak Suami tersebut masih pada tahap literatur dan jurnal. Namun akan ditindaklanjuti agar dibuat dengan kemasan yang bagus dan akan dilakukan tindakanlanjutan seperti hak paten.

“Sejauh ini tidak ada kendala karena produk Talak Suami merupakan produk yang dibuat secara sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang juga sederhana,” ungkapnya.

Ia mengatakan, berkat Talak Suami tersebut tim tersebut mendapatkan juara pertama pada kompetisi LKTIN Tanjungpura Medical Scientic Competition (TMSC) 2019 tersebut. (pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved