Eli Instrument, Pembuat Gitar Asal Siantar yang Ingin Kurangi Ketergantungan Gitar Impor

Pendiri Eli Instrument, Alvon Bernardo Luasanda Panjaitan (33), mengaku rasa gelisah yang mendorongnya membuka pabrik kecil-kecilan ini.

Eli Instrument, Pembuat Gitar Asal Siantar yang Ingin Kurangi Ketergantungan Gitar Impor
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Pembuatan gitar akustik di Eli Instrumen, Gang Ramos, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (4/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kreativitas para pemuda menumbuhkan ekonomi kreatif di Kota Pematangsiantar.

Salah satu entitas yang mulai tumbuh adalah Eli Instrument. Eli Instrumen yang menjual alat musik akustik gitar dan cajon berkualitas dan murah.

Galeri sekaligus workshop di Gang Ramos, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematamgsiantar, ini telah menghasilkan ratusan gitar akustik.

Pendiri Eli Instrument, Alvon Bernardo Luasanda Panjaitan (33), mengaku rasa gelisah yang mendorongnya membuka pabrik kecil-kecilan ini.

Alvon yang pernah menjadi guru les privat gitar ini menceritakan awal mula tergerak hati untuk membuat gitar karena sering ditanya muridnya tentang rekomendasi toko untuk membeli gitar.

Ia menyayangkan banyak masyarakat yang membeli gitar di toko-toko dengan harga mahal.

Pembuatan gitar yang masih dengan metode manual ini, kata Alvon mencoba melawan gitar impor, terutama dari China.

Ia pun mencoba membuat gitar sendiri pada tahun 2011. Ternyata, biaya produksi tidak semahal yang diperkirakan. 

Lalu, pada tahun 2016, alumnus Etnomusikologi USU ini semakin memantapkan niatnya membuka bengkel pembuatan gitar. 

"Tamat dari di USU jurusan Etnomusikologi. 2016 bulan Januari mulai membuat ini" ujar Alvon, Sabtu (4/5/2019).

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved