News Video

Film Pariban Berpesan Agar Masyarakat tak Lupa Kampung Halaman

Film Pariban tersebut dibawakan dengan ringan dan penuh tawa agar masyarakat tahu bahwa ternyata banyak budaya yang menarik di Indonesia.

Film Pariban Berpesan Agar Masyarakat tak Lupa Kampung Halaman
TRIBUN MEDAN/IST
Film Pariban.

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Memperkenalkan dan mempromosikan budaya dalam hal ini adalah Budaya Batak menjadi salah satu hal yang ingin disampaikan di Film Pariban Idola dari Tanah Jawa yang akan tayang di bioskop pada tanggal 9 Mei 2019 mendatang.

Ganindra Bimo yang memerankan karakter Halomoan B.Sitorus pada film tersebut mengatakan, Film Pariban sengaja dibuat komedi agar bisa dinikmati dan ditonton oleh semua kalangan, tak hanya suku Batak.

“Kalau kita membuat sebuah film atau dokumenter yang lebih serius tentang adat seperti Pariban pastinya tidak akan mengena pada penonton lain yang bukan Batak. Tetapi jika dikonsep komedi maka bisa masuk ke semua orang,” ujarnya saat berkunjung ke Kantor Tribun, Minggu (5/5/2019).

Ia menuturkan, Film Pariban tersebut dibawakan dengan ringan dan penuh tawa agar masyarakat tahu bahwa ternyata banyak budaya yang menarik di Indonesia yang untuk kali ini adalah Budaya Batak yang membahas tentang Pariban.

“Dari awal sampai akhir memang komedinya dapat, kita tidak berusaha untuk melucu tapi memang karena situasinya dan membuat film ini awalpun tentang budaya tapi ringan dan mudah untuk dicerna dan endingnya tidak ketebak,” tuturnya.

Ia mengaku juga tidak merasa kesulitan memerankan karakter Halomoan yaitu pemuda Batak berusia 35 tahun yang sudah mapan dan banyak disukai wanita tetapi belum juga menikah dan membuat resah sang ibu.

“Ketika pertama kali ditawari produser dan sutradara untuk bermain di film dengan tema daerah yaitu tentang budaya Batak yang dalam hal ini adalah tentang pariban memang membuat saya tanda tanya,” ungkapnya.

Apalagi sebelumnya, Bimo sapaan akrabnya tidak mengetahui sama sekali apa itu pariban dan sampai akhirnya ia mendapatkan penjelasan dan membuatnya tertantang untuk memerankan karakter tersebut.

“Awalnya saya bertanya apa itu pariban, yang saya pikir adalah film perang dan ternyata setelah dijelaskan itu adalah film tentang budaya Batak dan saya merasa menarik. Apalagi dikemas dalam film drama komedi romantis yang simpel dan ringan yang memang film pertama saya dengan genre tersebut,” tuturnya.

Yang membuat suami dari aktris Andrea Dian ini semakin tertarik karena dari ratusan aktor Batak, yang terpilih untuk memerankan karakter pemuda Batak ternyata dirinya yang sama sekali tidak memiliki darah Batak.

Halaman
123
Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved