Uang Hasil Menabung 5 Tahun di Dalam Celengan Dimakan Rayap, Total Uang yang Rusak Rp 12 Juta

Dua orang wanita tersebut terlihat merapikan sejumlah uang kertas rusak di mobil penukaran uang di halaman Keraton Kacirebonan.

Uang Hasil Menabung 5 Tahun di Dalam Celengan Dimakan Rayap, Total Uang yang Rusak Rp 12 Juta
Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Dua orang wanita tampak sedang merapihkan dan menukarkan sejumlah uang kertas rusak di mobil penukaran uang di halaman Keraton Kacirebonan dalam kegiatan Mini Ekspo UMKM Wisausaha Bank Indonesia pada Senin (29/4/2019). Keduanya telah menabung bertahun-tahun untuk biasa sekolah keluarganya. 

Uang Hasil Menabung 5 Tahun di Dalam Celengan Dimakan Rayap, Total Uang yang Rusak Rp 12 Juta

TRIBUN-MEDAN.com-Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Cirebon menerima penukaran uang kertas rusak dari dua orang wanita pada Senin (29/4/2019), senilai Rp 6 juta dari total Rp 12 juta yang mereka miliki.

Dua orang wanita tersebut terlihat merapikan sejumlah uang kertas rusak di mobil penukaran uang di halaman Keraton Kacirebonan.

Uang kertas tersebut memiliki pecahan beragam dari Rp 100.000 hingga pecahan Rp 5.000.

Sayangnya, mereka enggan diwawancarai terkait asal uang tersebut dan penyebab kerusakan uang yang mereka tukarkan.

Ali Sobri, kasir mobil penukaran uang Bank Indonesia menjelaskan dua wanita tersebut hendak menukarkan uangnya yang rusaknya senilai Rp 12 juta.

Pemilik uang sempat mengaku kepada petugas bahwa uang tersebut hasil darimenabung yang rencananya digunakan untuk biaya sekolah.

“Katanya untuk biaya sekolah. Dikumpul-kumpulin, mencelengi terus bertahun-tahun. Uang rusak dari berbagai pecahan dari Rp 100.000 sampai Rp 5.000. Rusak karena rayap. Dia naruh di celengan plastik sampai sekitar Rp 12 juta-an,” kata Ali Sobri kepada Kompas.com.

Ali Sobri menjelaskan, pihak BI baru menerima Rp. 6.880.000, karena sisa uang kertas rusak lainnya masih tercecer dan harus dirapikan terlebih dahulu.

Kemudian, pihak BI akan memeriksa ulang apakah uang tersebut layak diganti atau tidak.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved