Kisah Bayi 3 Tahun Meninggal Tiba-tiba, Terinfeksi setelah Disentuh Orang Tak Dikenal

Seorang ibu yang berduka, membagi kisah bagaimana bayinya yang berusia 3 bulan meninggal tiba-tiba, karena infeksi yang ditularkan orang tak dikenal.

Kisah Bayi 3 Tahun Meninggal Tiba-tiba, Terinfeksi setelah Disentuh Orang Tak Dikenal
SWNS
Bayi 3 tahun meninggal tragis, terinfeksi bakteri setelah bersentuhan dengan orang tak dikenal. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tak satu orang tua pun yang senang jika harus melihat bayi yang begitu mereka sayangi pergi meninggalkan mereka selamanya.

Apalagi itu terjadi secara tiba-tiba, beberapa saat setelah disentuh seseorang dalam sebuah acara.

Seorang ibu yang berduka, membagikan kisah bagaimana bayinya yang berusia tiga bulan meninggal tiba-tiba, karena infeksi yang ditulari orang tak dikenal.

Insiden ini terjadi pada Agustus 2018 lalu.

Melansir Fox News (3/5/2019), wanita itu bernama Emily Vanderbrouck. 

Baca: Nikita Mirzani Sebut Anaknya Bayi Mahal, Ungkap Keluarkan Biaya Ratusan Juta untuk Bersalin

Baca: Bayi yang Menangis Terus dalam Pesawat, Meninggal di Pelukan Nadia setelah Bacakan Surah Al-Fatiha

Baca: TRIBUNWIKI: 4 Baby Spa Terkenal di Medan, Manjakan Bayi Anda!

Bayinya, bernama Fleur Edwards dicium dan disentuh oleh banyak orang pada acara penggalangan dana.

Semuanya berjalan dengan normal awalnya, bayi Fleur tidak menunjukkan reaksi sakit apapun.

Ia bahkan masih bisa makan dengan normal dan tidur seperti biasa di malam yang sama.

Dan semua itu berubah di pagi hari.

“Aku segera tahu, bahwa dia sudah pergi. Suhu tubuhnya mendingin. Tidak ada tanda apapun, dia tak pernah bangun,” tutur ibu itu.

Segera setelah mengetahu kematian Fleur, bayi itu dibawa untuk menjalani otopsi. 

Dan hasilnya menunjukkan bahwa bayi itu terinfeksi sekelompok B Bakteri Streptococcus (GBS).

Menurut Asosiasi Kehamilan Amerika, bakteri itu menyebabkan infeksi, ditemukan pada 25 persen vagina wanita dewasa sehat, dubur dan usus.

“Fleur dipegang dan dicium oleh banyak orang hari itu.”

“Seorang dari mereka mungkin tidak mencuci tangan setelah dari toilet,” ucap wanita itu.

Ia menambahkan bahwa, sejak kejadian itu, keluarganya lebih meningkatkan kewaspadaan, sehingga anggot akeluarga lainnya tidak harus mengalami kehilangan yang serupa. (cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved