Sedapnya Bubur Pedas Khas Melayu, Ada Rempah dan Daun yang Langka

Satu yang dicari selama Ramadan adalah bubur pedas. Panganan khas yang kaya akan rempah ini menjadi primadona.

Sedapnya Bubur Pedas Khas Melayu, Ada Rempah dan Daun yang Langka
Tribun Medan/Nanda Rizka Nasution
Bubur Pedas Khas Melayu Deli yang menjadi ciri khas di Ramadan. 

Dalam membuat bubur pedas ini, memakan waktu setengah hari.

Ia dan keluarga membuatnya mulai dari pukul 07.00 WIB.

"Khusus untuk memasaknya itu sekitar 2,5 jam di atas kompor," katanya.

Hari pertama pelaksanaan Ramadhan Fair, ia mengaku pelanggan sudah langsung datang.

"Kalau tidak makan nasi, tidak apa-apa. Sahur saja yang makan nasi. Karena satu porsi kan sudah kenyang," katanya.

Bubur pedas ini sudah turun temurun dibuat. Sudah 35 tahun dimulai dari orang yang memesan.

Dalam satu hari, mereka menghabiskan 60 porsi bubur pedas dan 20 bungkus anyang.

"Enggak tentu sih, kalau tidak habis, kami sedekahkan. Ya, harapannya lebih dikenal, menjadi semakin laris, semakin banyak pelanggan," tutupnya. (cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved