TRIBUNWIKI

Tiga Masjid di Medan Ini Menyediakan Makanan Berbuka Puasa selama Ramadan

Di Kota Medan pada bulan ramadan, terdapat masjid-masjid yang menyediakan makanan dan takjil untuk berbuka puasa.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengurus masjid sedang memasak bubur sup sebelum dibagikan kepada warga di halaman Masjid Raya Al Mashun, Medan, Sumatera Utara, Senin (6/5/2019). Setiap harinya pihak pengurus masjid menyiapkan sekitar 1000 porsi bubur yang dibagikan kepada warga secara gratis untuk berbuka puasa, kegiatan ini telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun setiap bulan Ramadan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmad bagi umat muslim.

Begitu juga, bulan yang wajib untuk melaksanakan ibadah puasa selama tiga puluh hari.

Tak hanya mendapatkan rahmad di bulan ramadan apabila melaksanakan puasa.

Namun juga akan mendapatkan rezeki yang melimpah.

Di Kota Medan pada bulan ramadan, terdapat masjid-masjid yang menyediakan makanan dan takjil untuk berbuka puasa.

Namun, ada tiga Masjid menyediakan menu berbuka puasa yang lezat di Kota Medan. Menurut satu di antara warga medan, Zulkarnaen, mengatakan dengan adanya berbuka puasa di Masjid sangat membantu masyarakat, hari Selasa, (7/5/2019).

"Ya sangat bagus sekali ya di setiap-setiap Masjid mengadakan berbuka puasa bersama, hal ini sangat membantu masyarakat. Karena bagi pekerja tak sempat pulang ke rumah bisa berbuka puasa di Masjid, atau bagi perantauan bisa di ke Masjid juga," ucapnya.

Simaklah tiga Masjid menyediakan menu berbuka puasa yang Lezat di Kota Medan tersebut.

1. Masjid Raya Al Mashun

Masjid yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Medan. Dalam sejarahnya pembangunan Masjid Raya Al Mashun dibangun tahun 1906 oleh Sulthan Deli yang ke sembilan yaitu Sulthan Makhmud AL Rasyid dan selesai tahun 1909, kemudian diresmikan pada hari Jumat di tahun yang sama.

Apabila datang ke Masjid Raya Al Mashun di bulan Ramadhan, tak hanya mendapatkan pahala dan sejarah tentang Masjid tersebut. Namun akan mendapatkan menu berbuka puasa yang lezat yaitu Sui Bubur Daging Sapi Khas Melayu. Juru Masak Masjid Raya Al Mashun, Darlis, mengatakan bahwa Masjid Al Mashun setiap bulan Ramadan selalu menyediakan dan membagikan takzil dan makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat Kota Medan.

Pengurus Masjid Raya sediakan 1000 porsi bubur sup untuk warga yang berpuasa, Selasa (7/5/2019)
Pengurus Masjid Raya sediakan 1000 porsi bubur sup untuk warga yang berpuasa, Selasa (7/5/2019) (Tribun Medan)

"Menu makanan yang disediakan itu seperti masakan khas dari Melayu, yaitu Sup Bubur Daging Sapi. Menu berbuka seperti ini setiap bulan Ramadan selalu ada di Masjid Raya Al Mashun, sudah menjadi rutinitas di bulan Ramadan," ujarnya.

Darlis juga menjelaskan, bahwa tak hanya Sup Bubur Daging sapi saja dibagikan kepada masyarakat, tetapi ada teh manis, kurma, roti hatari. Dalam hal ini, Sup Bubur Daging Sapi dibagikan pada pukul 16.00 WIB kepada masyarakat.

Sementara, Sup Bubur Daging Sapi yang dibagikan untuk pengunjung atau yang berbuka puasa di Masjid Raya Al Mashun, pada saat menjelang berbuka puasa. Tempat berbuka puasanya pun telah disediakan di pelantaran Masjid tersebut, dengan tenda, kursi dan meja.

"Sup Bubur Daging Sapi yang dibagikan kepda masyarakat untuk dibawa pulang sert untuk masyarakat yang berbuka puasa di Masjid ini, ada 1000 porsi Sup Bubur tersebut," kata, Darlis.

Darlis menambahkan bahwa komposisi sup tersebut ialah beras 30 Kg dan daging sekitar 10 Kg, serta ditambah wartel, kentang dan daun sup. Lalu, dimasak di atas tungku yang terbuat dari Jawa, kemudian dibakar dengan menggunakan kayu bakar pilihan.

Dalam hal ini juga, Darlis menjelaskan bahwa kegiatan membagikan sup bubur daging sapi merupakan sumabangsi dari masyarakat dan Pemerintahan Kota Medan.

2. Masjid Aceh Sepakat

Masjid Aceh Sepakat dan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat Sumatera Utara, yang terletak di Jalan Mengkara, Nomor 2 Kota Medan.

Setiap bulan Ramadan melakukan kegiatan berbuka bersama di halaman Masjid Aceh Sepakat.

Kordinator Konsumsi, Lukman Sulaiman, menjelaskan bahwa kegiatan buka bersama di Masjid Aceh Sepakat dan Kantor DPP Aceh Sepakat dilakukan pada satu hari setelah berpuasa dan sampai tiga hari mau lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Untuk menu berbuka puasa di Aceh Sepakat yang dibagikan ke masyarakat secara gratis, menu favoritnya itu, Kari daging khas Aceh dengan nasi, sayur serta buah-buahan, namun menu ini untuk makan malamnya," ujar Lukman.

Masjid Aceh Sepakat Medan
Masjid Aceh Sepakat Medan (Tribun Medan/Andimaz)

Sementara, dalam hal ini juga Lukman menjelaskan bahwa untuk menu berbuka puasa yang dibagikan kepada masyarakat sebelum salat magrib yaitu Bubur Ayam khas Aceh (Kanji Rumbi), dan kue-kue, teh manis serta kurma.

Lukman menambahkan bahwa dalam satu hari panitia menyediakan 1000 porsi karih daging, 1000 porsi Bubur Ayam untuk hari Senin sampai Jumat. Sementara pada hari Sabtu samapai Minggu panita menyediakan 1200 porsi karih daging dan juga 1200 porsi Bubur Ayam.

Dalam hal ini Lukman mengatakan untuk 1000 porsi karih daging khas Aceh, panitia setiap hari Senin sampai Jumat memerlukan 85 Kg hingga 90 Kg daging sapi dan untuk hari Sabtu sampai Minggu memerlukan 110 Kg sampai 115 Kg. Adapun dana tersebut dari masyarakat Aceh yang ada di Sumatera Utara maupun masyarakat Sumatera Utara sendiri.

Selanjutnya, Lukman menjelaskan bahwa saat pukul 16.00 WIB, Bubur Ayam yang telah dimasak sebagian dibagikan pada masyarakat setempat atau masyarakat yang datang untuk membawa pulang bubur tersebut.

"Itu jam empat ba'da Ashar sebagaian bubur ayam kami bagikan kepada masyarakat setempat atau masyarakat yang datang membawa rantang atau wadah untuk mengambil buburnya," pungkasnya.

Kemudian, tentang adanya berbuka puasa bersama di Masjid Aceh Sepakat, satu di antara warga Medan yang berkunjung ke Masjid tersebut, Joko, mengatakan sangat berterima kasih sekali karena telah adanya kegiatan buka bersama di Masjid Aceh Sepakat.

"Ya saya berterima kasih sekali, karena ada kegiatan berbuka bersama di Masjid Aceh Sepakat ini, dengan memberikan tampil serta makanan Karih khas aceh secara gratis sangat membantu kami yang perantauan serta pekerja di Kota Medan ini,"ucapnya.

3. Masjid Al Jihad

Masjid Al Jihad ini terletak di Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan. Menurut Sekertariat Masjid Al Jihad, Muhammad Syarif, mengatakan bahwa Masjid tersebut menyediakan dan memberikan makanan untuk berbuka puasa kepada yang berpuasa sudah menjadi rutinitas setiap tahunya pada bulan Ramadan.

Masjid Al Jihad Medan
Masjid Al Jihad Medan (Tribun Medan)

Sayrif mengatakan untuk menu berbuka puasa di Masjid Al Jihad ialah nasi, ayam rendang dan ayam goreng, kue-kue, roti hari dan teh manis panas. Namun, untuk menu utama setiap tiga hari sekali, menunya diganti menjadi daging rendang.

"Kalau di sini panitia menyediakan 1000 porsi nasi ayam dan bubur kacang hijau 1000 porsi setiap hari Senin sampai Jumat. Kalau di hari Sabtu sampai Minggu 1200 porsi," katanya.

Dalam penjelasan Syarif dana untuk menyelengarakan berbuka puasa bersama dengan secara gratis, merupakan dana dari sumbangan masyarakat secara langsung dan sumbangan dana yang dikumpulkan di dalam kotak amal.

Berikutnya, Syarif mengatakan bahwa setiap hari di Masjid Al Jihad sebelum berbuka puasa pada ba'da Ashar dilakukan pengajian yang diisi oleh ustadz dari kota medan sembari menunggu berbuka puasa.

"Nah setelah Magrib di Masjid inj mendengarkan tausiah agama dari usatdz yang ada di Medan," katanya.

Dalam hak ini, pengunjung berbuka puasa di Masjid Al Jihad, Aldi, mengatakan bahwa dia sering ke masjid Al Jihad untuk melakukan ibadah dan dibukan ramdan juga selalu berbuka puasa di Masjid terebut.

"karena Saya anak perantauan jadi buka puasanya di Masjid Al Jihad saja, sekalian beribadah salat tarawih di Masjid ini," pungkasnya.

(cr22/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved