Istana Apresiasi 20 Tahun Kerja Sama Palang Merah Internasional dengan TNI

Pertemuan Moeldoko dengan Head Regional Delegation ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste Alexander Faite

Istana Apresiasi 20 Tahun Kerja Sama Palang Merah Internasional dengan TNI
DOK.KANTOR STAF PRESIDEN
Kepala Staf Presiden, Moeldoko mengapresiasi Palang Merah Internasional 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh TNI dengan Palang Merah Internasional (International Committee of Red Cross, ICRC) dengan TNI, yang tahun ini memasuki tahun ke-20.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Moeldoko dengan Head Regional Delegation ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste Alexander Faite di Kantor Staf Presiden, Jakarta pada Senin (6/5/2019) kemarin.

Untuk memperkuat kerja sama tersebut, kedua organisasi akan menyelenggarakan konferensi internasional.

Direncanakan, konferensi diselenggarakan pada 25 Juni 2019 di Jakarta.

Atas hubungan dan kerja sama antara Palang Merah Internasional dan TNI tersebut, Moeldoko menegaskan, “Hubungan baik antara ICRC dan TNI dapat dirasakan. Tidak hanya bagus dalam konteks level strategis tapi juga level taktis.”

Kepala Staf Presiden, Moeldoko menerima Palang Merah Internasional
Kepala Staf Presiden, Moeldoko menerima Palang Merah Internasional (DOK.KANTOR STAF PRESIDEN)

Ia menambahkan, hubungan yang baik itu bisa dibuktikan dari sisi TNI, di mana mantan Panglima TNI tersebut menegaskan bahwa TNI memiliki pedoman yang baik, mencerminkan taktikal yang nyata.

“Itu juga terlihat dari bagaimana TNI mengaplikasikannya di lapangan. Di konteks strategis, ada signal yang ditunjukkan kepada dunia bahwa Presiden Jokowi memiliki kepedulian di bidang ini,” kata Moeldoko dalam siaran tertulis Kantor Staf Presiden yang diterima Tribun-Medan.com.

Untuk itu, ia berjanji akan mengupayakan kehadiran Presiden Joko Widodo dalam konferensi ini.

Sementara itu Alexander Faite menyatakan, “Selama 20 tahun menjalin kerja sama ICRC dan TNI, hubungan yang terbangun sangat erat dan diharapkan bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain.”

Apalagi, imbuh Faite, Indonesia sudah mengirim banyak pasukan perdamaian. Ditambah lagi dengan terpilihnya Indonesia menjadi ketua Dewan Keamanan PBB dan akan mengadakan diskusi tentang perlindungan kaum sipil. (*)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved