Polres Asahan Minta Pedagang Musiman Panganan Ramadan tak Berjualan di Badan Jalan

Ruas jalan mengalami penyempitan sehingga membuat arus lalulintas di kawasan itu macet.

Polres Asahan Minta Pedagang Musiman Panganan Ramadan tak Berjualan di Badan Jalan
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Rusbeny (dua dari kiri) melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Enam, Kisaran, Selasa (7/5/2019). Sementara itu, petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap lapak pedagang yang berjualan hingga memakan badan jalan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Memasuki bulan Ramadan 1440 Hijriah, banyak bermunculan pedagang musiman yang di sejumlah titik Kota Kisaran, diantaranya di Simpang Enam Kisaran, Depan Masjid Raya (Jalan Imam Bonjol) serta di kawasan Stadion Mutiara.

Efeknya, ruas jalan mengalami penyempitan sehingga membuat arus lalulintas di kawasan itu macet.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Rusbeny mengatakan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP maupun pihak Kecamatan Kisaran Barat dan Kecamatan Kisaran Timur membahas kehadiran pedagang musiman tersebut.

"Kemarin (Selasa), kami sudah melakukan rapat koordinasi membahas tentang penertiban dan pengaturan terhadap pedagang musiman agar jangan sampai aktifitas mereka mengganggu kelancaran lalu lintas, akibat berjualan hingga memakan badan jalan," kata Rusbeny, Rabu (8/5/2019).

Hasilnya disepakati yaitu terlebih dahulu memberikan imbauan kepada para pedagang musiman panganan berbuka puasa agar bersedia memindahkan dagangan mereka ke kawasan Ramadhan Fair Mutiara Kisaran.

Selain itu, pihaknya akan turut serta turun ke lokasi-lokasi yang dinilai rawan kemacetan untuk melakukan pengamanan hingga pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan milik masyarakat yang hendak membeli panganan berbuka puasa.

Dan para pedagang diminta untuk tidak meletakan steling hingga memakan badan jalan yang dapat mempersempit ruas lalu lalang kendaraan.

"Saya sudah memerintahkan personil Sat Lantas untuk melakukan koordinasi dan pengamanan, serta mendampingi intansi terkait yang akan melakukan penertiban pedagang jual makanan berbuka puasa yang diperkirakan dapat menjadi simpul kemacetan," sebutnya.

Harapannya, setelah tindakan itu dilakukan membuat seluruh elemen masyarakat termasuk pedagang dapat bekerja sama mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas. (ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved