Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum

Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum

Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum
tribunnews
Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum 

TRIBUN-MEDAN.COM - Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum.

//

Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin, yakin kesaksian dokter kejiwaan dalam sidang pada Kamis (9/5/2019) ini akan meringankan kliennya.

Baca: THR TERBARU - Menaker Hanif Dhakiri Sasar Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Baca: KISAH Sopir Taksi Online Wanita Bawa Jenazah, Pemesan Taksol Ungkap Biaya Ambulans Mahal

Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (7/5/2019).
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (7/5/2019). (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Insank meyakini ada faktor depresi yang menyebabkan Ratna berbohong soal jadi korban pemukulan beberapa waktu lalu.

"Kenapa Ibu Ratna bisa sampai lengah membuat kebohongan itu? Itu yang kami mau ukur. Kok bisa? Ada hal apa sebenarnya?," kata Insank, Rabu kemarin.

Jika dalam persidangan ini pihaknya bisa membuktikan bahwa Ratna berbohong lantaran kondisi psikis sedang depresi,  dia yakin vonis yang akan dijatuhkan kepada Ratna akan berkurang dari dakwaan Jaksa.

Hari ini sidang kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Ratna Sarumpaet beragenda mendengarkan keterangan saksi dari kuasa hukum.

Pihak Ratna akan menghadirkan tiga saksi di antaranya dua saksi ahli yakni ahli hukum Pidana dan ITE dan satu saksi fakta yakni dokter yang pernah menangani Ratna Sarumpaet dalam keadaan depresi.

Terkait masalah depresi, saksi dalam persidangan sebelumnya, Nur Cahaya Nainggolan, menyatakan bahwa Ratna memang kerap mengonsumsi obat penenang untuk menghilangkan depresi.

"Saya tahu nota belanjanya, bon-bon beliau ada ke dokter-dokter, dia rutin membeli obat antidepresan atas resep dokter Pidi (dokter kejiwaan)," kata Nur saat bersaksi.

Menurut Nur, Ratna selalu terlihat stres karena memikirkan sesuatu. Emosinya pun labil dan sesekali berkata ingin bunuh diri. Kondisi itu sudah terjadi jauh sebelum Ratna melakukan operasi plastik.

Baca: THR TERBARU - Menaker Hanif Dhakiri Sasar Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Baca: Meghan Markle - Terkuak Biaya Melahirkan di Rumah Sakit Portland dengan Kemewahan Gak Disangka

"Dia enggak stabil, kalau lagi ngobrol-ngobrol kakak (Ratna) suka bilang mau bunuh diri, masalahnya berbeda-beda," ujar Nur.

"Kalau nanti sudah tenang dia nyamperin, dia peluk kita. Dia emang suka begitu abis marah kalau udah tenang peluk, minta maaf," tambahnya.

Baca: Politisi PAN Bara Hasibuan Tanggapi Rencana Aksi Kivlan Zein - Eggi Sudjana, Minta Jangan Tekan KPU

Baca: RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli

Baca: KISAH Sopir Taksi Online Wanita Bawa Jenazah, Pemesan Taksol Ungkap Biaya Ambulans Mahal

Alasan Ratna Sarumpeat Hadirkan Dokter Kejiwaan di Sidang, Berikut Penjelasan Kuasa Hukum

Tautan kompas

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved