RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli

RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli

RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli 

Dalam persidangan Selasa lalu, kuasa hukum menghadirkan tiga orang saksi  yakni Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Nur Cahaya Nainggolan selalu staf Ratna dan Fans Asisi Datang selaku ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI).

RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli
RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli (Tribun Medan)

Soal masalah depresi, saksi Nur mengatakan Ratna memang kerap mengonsumsi obat penenang untuk menghilangkan depresi.

"Saya tahu nota belanjanya, bon-bon beliau ada ke dokter-dokter, dia rutin membeli obat antidepresan atas resep dokter Pidi (dokter kejiwaan)," kata Nur saat bersaksi.

Menurut Nur, Ratna selalu terlihat stres karena memikirkan sesuatu. Emosinya pun labil dan sesekali berkata ingin bunuh diri. Kondisi itu sudah terjadi jauh sebelum Ratna melakukan operasi plastik.

"Dia enggak stabil, kalau lagi ngobrol-ngobrol kakak (Ratna) suka bilang mau bunuh diri, masalahnya berbeda-beda," ujar Nur.

"Kalau nanti sudah tenang dia nyamperin, dia peluk kita. Dia emang suka begitu abis marah kalau sudah tenang peluk, minta maaf," tambahnya.

Kasus hoaks Ratna bermula ketika foto lebam wajahnya beredar luas di media sosial. Kepada beberapa pihak, Ratna menyatakan bahwa dirinya merupakan korban pemukulan orang tidak dikenal di Kota Bandung, Jawa Barat.

Belakangan, Ratna mengklarifikasi bahwa berita penganiayaan terhadap dirinya adalah bohong. Muka lebamnya bukan disebabkan penganiayaan, melainkan dampak operasi plastik.

Ratna didakwa dengan Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45 A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: Politisi PAN Bara Hasibuan Tanggapi Rencana Aksi Kivlan Zein - Eggi Sudjana, Minta Jangan Tekan KPU

RATNA SARUMPAET - Terungkap Masalah Depresi, Sidang Hari Ini Ratna Sarumpaet Hadirkan 2 Saksi Ahli

Tautan asal kompas

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved