Kapolda Sumut Tegaskan People Power Berujung Makar akan Ditindak Tegas

Polda Sumut sudah keluarkan Maklumat, artinya peringatan-Imbauan, UU menjamin setiap warganya untuk menyampaikan pendapat (bukan pemaksaan).

Kapolda Sumut Tegaskan People Power Berujung Makar akan Ditindak Tegas
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut menyikapi terkait seruan melakukan people power yang sedang booming di Media Sosial (Medsos).

Bahkan, Polda Sumut akan bertindak tegas bila unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok tertentu, bermaksud untuk menggulingkan pemerintahan yang sah (makar).

"Polda Sumut sudah keluarkan Maklumat, artinya peringatan-Imbauan, UU menjamin setiap warganya untuk menyampaikan pendapat (bukan pemaksaan),"kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Jumat (10/5/2019).

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kata Agus, TNI-POLRI berada di garis terdepan mengamankan kedaulatan negara.

"Kalau semua menurut ukurannya sendiri, mengabaikan hak warga masyarakat lainnya terhadap perbedaan dan keputusan dalam memilih, mendapat jaminan keamanan dari Negara, tentu Aparat Keamanan dalam hal ini Polda Sumut dan Jajaran dengan bantuan kekuatan TNI, tentu tidak ragu untuk menegakkan aturan hukum sebagai warga bangsa bernegara,"terang Kapolda.

Artinya, sambung mantan Wakapolda Sumut, pihaknya akan menindak tegas oknum atau kelompok tertentu yang akan melakukan makar. Tak menutup kemungkinan, Polda Sumut akan mencari aktor penyebar seruan people power di medsos yang cenderung provokatif.

Baca: Kapolda Sumut Irjen Agus Keluarkan 6 Maklumat untuk Landasan Berpendapat di Muka Umum, Ini Poinnya

Baca: Ketua Bawaslu Langsung Turun Jemput Aspirasi Ibu-ibu Pendukung Capres 02, Ini Suara Hati Pendemo

"Tunggu proses hukum yang sedang berjalan. Siapa berbuat ya berani bertanggungjawab," tegas Agus.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi ajakan-ajakan people power di medsos.

"Sekarangkan sudah mulai terlihat, kelompok-kelompok yang mulai melakukan upaya penolakan hasil pemilu di KPU dan Bawaslu," katanya yang ditemui pascasalat Jumat di Polda Sumut.

Tatan mengaku, sudah menyiagakan beberapa personel dalam melakukan pengamanan di sejumlah titik yang dianggap sebagai sasaran unjuk rasa.

"Seluruh personel disiagakan di KPU dan Bawaslu,"katanya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved