Kasus Ujaran Kebencian

BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian

BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian

BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian
Tribun Jabar/Mega Nugraha
BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian 

TRIBUN-MEDAN.COM - BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian.

Fakta terbaru usai ditangkapnya seorang pria yang menyebut dirinya sebagai dosen Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.

Kini muncul klarifikasi dari Rektor Universitas Pasundan.

//

Baca: KISAH Kivlan Zen, Purn TNI Pengagas People Power, Sebut SBY Licik hingga Dicegah ke Luar Negeri

Baca: Irjen Pol Martuani Apresiasi Sikap Pengunjuk Rasa di Bawaslu Membubarkan Diri dengan Tertib dan Aman

BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian
BEDA Pengakuan Dosen Ditangkap Polisi dan Klarifikasi Rektor Unpas, Fakta Tersangka Ujaran Kebencian (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Tersangka kasus ujaran kebencian di Facebook, Solatun Dulah Sayuti, menyebutkan identitas dirinya sebagai dosen pascasarjana Universitas Pasundan (Upnas) Bandung.

Namun fakta tersebut dibantah oleh Rektor Universitas Pasundan Prof Dr Ir H Eddy Jusuf Sp MSi MKom.

Eddy mengatakan, Solatun Dulah Sayuti, bukan dosen tetap Unpas.

Faktanya, NIDN (Nomer Induk Dosen Nasional) yang bersangkutan bukan di Unpas. Hal ini dapat dicek di PDPT (Pangkalan Data Perguruan Tinggi) bahwa tidak ada nama itu dalam daftar dosen Unpas. Dalam hal ini, Unpas merasa dirugikan," ujar Rektor Unpas Eddy Jusuf melalui sambungan telepok kepada Tribunjabar.id, Jumat (10/5/2019).

Diberitakan sebelumnya, dosen pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Solatun Dulah Sayuti ditangkap penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar karena menyebarkan ujaran kebencian di Facebook.

Solatun Dulah Sayuti menulis di Facebooknya pada 9 Mei 2019 dengan tulisan yang isinya bernada provokasi.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved