Terkait Dugaan Ujaran Kebencian dan Makar, Politisi Gerindra Permadi Dilaporkan 3 Orang ke Polisi

Politikus Partai Gerindra Permadi kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian dan makar

Terkait Dugaan Ujaran Kebencian dan Makar, Politisi Gerindra Permadi Dilaporkan 3 Orang ke Polisi
Kompas.com/Nibras Nada Nailufar
Permadi usai dimintai keterangan sebagai saksi kasus makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/12/2016) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM -Politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho atau biasa dikenal Permadi (74) kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian dan makar.

Ada dua orang yang melaporkan Permadi ke Polda Metro Jaya, yakni Stefanus Asat Gusma dan Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta, Josua Viktor.

Laporan Stefanus teregister dengan nomor polisi pada LP/2885/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.

Sementara, laporan Viktor teregister dengan nomor LP/2890/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.

Stefanus mengatakan, laporan itu dibuat berdasarkan video yang menampilkan Permadi sedang berbicara dalam sebuah diskusi. Dalam video tersebut, Permadi diduga mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan makar.

"Saya melaporkan hari ini bahwa video itu dianggap ada ajakan untuk makar, kemudian ada ajakan untuk berbuat tindak kejahatan yang merugikan keamanan negara karena menyampaikan sesuatu yang belum tentu benar, meresahkan, membuat onar di masyarakat," kata Stefanus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Ditemui dalam kesempatan yang berbeda, Viktor juga melaporkan Permadi atas kasus dugaan makar.

"Kami sudah melaporkan ke SPKT Polda Metro saudara Permadi yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tindak pidana memberikan kebohongan ataupun berita yang tidak benar," kata Viktor.

Kedua pelapor tersebut menyertakan barang bukti berupa rekaman video dan tangkapan layar video.

Pada rekaman video itu, Permadi dinilai menyebarkan ujaran kebencian dengan menjelekkan salah satu suku di Indonesia dan mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan tindakan makar.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved